Berita Musirawas
Tim Pemkab Musirawas Gerak Cepat, Monitoring dan Data Warga Terdampak Banjir
Tim Pemkab Musirawas Gerak Cepat, Monitoring dan Data Warga Terdampak Banjir
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Post Ahmad Farozi
Tim Pemkab Musirawas Gerak Cepat, Monitoring dan Data Warga Terdampak Banjir
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Tim Pemkab Musirawas bersama stake holder terkait melakukan monitoring banjir yang melanda beberapa wilayah Kabupaten Musiawas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Musirawas EC Priskodesi didampingi Kepala Pelaksana BPBD Musirawas Paisol bersama Danramil beserta Babinsa Kodim 0406 Musirawas, Kapolsek beserta Babinkamtibmas Polres Musirawas, Dinas Sosial dan Unsur Tripika melaksanakn monitoring, kaji cepat dan pendataan banjir diwilayah Kabupaten Musirawas, Minggu (9/2/2020).
Berdasarkan hasil monitoring kaji cepat dan pendataan yang dilakukan, data sementara desa dan kelurahan yang terdampak banjir di Kabupaten Musirawas antara lain.
Di Kecamatan BTS Ulu Cecar adalah Dusun Kertoya Desa Mulyoharjo dengan jumlah warga yang terdampak banjir sebanyak 10 KK.
Kemudian Desa Pangkalan Tarum sebanyak 37 KK, Desa Pelawe sebanyak 30 KK dan Kelurahan Bangun Jaya sebanyak 27 KK.
• Bupati Musirawas: Penerimaan CPNS tak Ada Kongkalikong, Semua Berdasarkan Kemampuan
• Bupati Musirawas Pantau Pelaksanaan Tes CPNS di SMPN Megang Sakti
• Vlog: Bupati Musirawas Pantau Pelaksanaan Tes CPNS di SMPN Megang Sakti
Selanjutnya di Kecamatan Muara Lakitan adalah Desa Semangus Baru sebanyak 63 KK, Desa Pendingan sebanyak 50 KK dan Desa Semangus Lama sebanyak 450 KK.
Sanjutnya Desa Sungai Pinang sebanyak 98 KK, Desa Semeteh sebanyak 300 KK, Desa Prabumulih I sebanyak 75 KK dan Desa Lubuk Pandan sebanyak 278 KK.
Selanjutnya di Kecamatan Kelingi adalah Kelurahan Kelingi sebanyak 367 KK, Desa Bingin Jungut sebanyak 351 KK dan Desa Lubuk Tua sebanyak 40 KK. Kemudian Desa Lubuk Muda sebanyak 39 KK, Desa Suka Menang (Dalam Pendataan Kades) Desa Pulau Panggung sebanyak 280 KK Desa Mandi Aur sebanyak 75 Kk, Desa Binjai sebanyak 20 KK dan Desa Mambang sebanyak 124 KK.
Sementara di Kecamatan STL Ulu Terawas ada satu desa yang terendam banjir yaitu Desa Suka Merindu dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 30 KK.
• Pembangunan Bendungan dan Jaringan Irigasi Teknis Sungai Air Dulu Ulu Trawas Musirawas Diresmikan
• Dengan CAS Filtration, Air Mentah Bisa Langsung Diminum, Inovasi Jalin Elsaprike dari DLH Musirawas
• Piala Bupati Musirawas 2020 Digelar Bulan Maret, Tim Boleh Pakai Pemain Luar Berikut Ketentuannya
"Jembatan Gantung yang ada di Desa Pulau Panggung Terendam dikarenakan tali penahan lepas sebelah. Sementara Dinas Kesehatan sudah membentuk posko di desa yang terendam banjir serta koordinasi dengan Dinas Sosial mengenai tindak lanjutnya.
Kondisi Masyarakat Kondusif dan perlahan-lahan air mulai menyurut terkhusus di Kecamatan Bts Ulu Cecar," ujar Paisol kepada Sripoku.com, Minggu (9/2).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tim-pemkab-musirawas-1.jpg)