Inilah Manfaat Bergandengan Tangan bagi Kesehatan dan Hubungan Percintaan
Sentuhan pada pasangan, meskipun sekecil apapun, bisa membawa berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan psikologis.
SRIPOKU.COM - Sentuhan pada pasangan, meskipun sekecil apapun, bisa membawa berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan psikologis. Baik itu dengan bergandengan tangan, rangkulan singkat, sampai bermanja-manjaan.
Jika dilakukan dengan orang tersayang, hal-hal tersebut bisa membuat kita dan pasangan merasa bahagia.
Sentuhan kecil melalui kebiasaan berpegangan tangan, tidak hanya terasa menyenangkan. Efeknya ternyata bisa melebihi perasaan nyaman.
• Kakek Nenek Ini Wafat Bergandengan Tangan
• Ramalan Bintang Kesehatan Selasa 4 Februari 2020: Taurus Lebih Baik Istirahat, Energi Baru Cancer
• Inilah 3 Zodiak Alami Hari Berat Mingguan 3-9 Februari 2020: Cancer Tak Nyaman, Capricorn dan Taurus
Apa saja manfaat bergandengan tangan bagi kesehatan dan hubungan percintaan?
Meredakan stres:
Penelitian mengungkap bahwa bergandengan tangan atau berpelukan, mampu menurunkan hormon stres yang disebut kortisol. Berkurangnya level kortisol ini akan mengurangi stres yang kita alami.
Sentuhan yang berlangsung saat bergandengan tangan juga meningkatkan produksi oksitosin, hormon yang mempengaruhi perasaan aman terhadap seseorang.
Hormon oksitosin pada dasarnya bisa meningkatkan kesetiaan, kepercayaan, dan mempererat hubungan dengan pasangan.
Lebih lanjut lagi, hormon oksitosin akan meningkat jika sentuhan menjadi semakin intim, seperti berpelukan dan memberikan pijatan. Sehingga, kita akan semakin merasa dekat dengan pasangan.
Meningkatkan kualitas hubungan:
Hormon oksitosin yang diproduksi pada saat bergandengan tangan bisa menghasilkan perasaan saling percaya dan kesetiaan. Hormon ini juga dapat meningkatkan kualitas hubungan jangka panjang dan kebahagiaan kita maupun pasangan.
Hal ini ternyata juga berlaku pada orang berusia lanjut. Sedari kecil, otak kita mengasosiasikan memegang tangan orangtua dengan perasaan disayangi dan diperhatikan.
Saat mendampingi maupun merawat lansia, menggandeng tangan mereka ternyata memberikan manfaat yang jauh lebih baik dari sekedar pengobatan medis.
Menyehatkan jantung:
Selain meredakan stres, berpegangan tangan juga bisa menurunkan tekanan darah. Darah tinggi adalah salah satu faktor dominan penyakit jantung.
Ketika jari jemari kita dan pasangan saling bertemu, bukan hanya stres yang diredakan. Kualitas hubungan pun bisa semakin baik.
Berpegangan tangan dengan pasangan juga akan memberikan perasaan nyaman yang berefek pada kesehatan jantung.
Meringankan rasa sakit:
Ketika menahan sakit, manusia memiliki refleks alami untuk menegangkan otot-ototnya. Begitu juga pada peristiwa melahirkan.