Breaking News:

Imlek Masih Dua Hari Lagi, Klenteng Dewi Kwan Im 10 Ulu Pastikan Sudah Siap, Ada 2000 Lampion

Klenteng Dewi Kwan Im 10 Ulu sudah siap menyambut kedatangan masyarakat Tionghoa pada perayaan Imlek nanti.

Penulis: anisa rahmadani | Editor: Refly Permana
sripoku.com/anisa
Pemandangan klenteng Dewi Kwan Im 10 Ulu dua hari jelang Imlek. 

Laporan wartawan sripoku.com, Anisa Rahmadani

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Klenteng Kwan Im 10 Ulu merupakan salah satu tempat yang diyakini ramai didatangi masyrakat Tionghoa pada perayaan Imlek 25 Januari 2020 nanti.

Dua hari jelang momen tersebut tiba, pengurus Klenteng Dewi Kwan Im 10 Ulu memastikan klenteng sudah siap menyambut salah satu hari besar masyarakat Tionghoa tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Harun selaku Humas Klenteng Dewi Kwan Im Kamis (23/1/2020) via telepon.

"Sejauh ini sudah siap, tinggal tunggu hari H saja. Paling tinggal bersihkan sedikit sampah setiap harinya," jelasnya.

Deretan Lagu Imlek 2020 Terpopuler, Cocok Didengarkan di Tahun Tikus Logam, Dilengkapi Video Klip!

Tambahnya lagi kini lampu lampion lebih banyak dipasang dari tahun lalu karena diperkirakan lebih banyak masyarakat yang akan berkunjung

"Ada 2000 lampion, lebih banyak lampion dipasang dr tahun kemaren karena saya kira lebih banyak masyarakat yang datang," ungkapnya.

Ia pun memperkirakan masyarakat Tionghoa akan banyak berdatangan pada tanggal 24 Januari 2020 di malam hari.

"Di catatan tahun lalu ada 9 ribu orang yang datang mungkin tahun ini ada 10 ribu orang yang akan datang," tambahnya.

Karena malam itu masyarakat Tionghoa biasanya kumpul lanjut dengan makan malam dan salaman keluarga.

Setelah ritual itu selesai baru masyarakat Tionghoa berbondong-bondong menuju klenteng.

Penasaran Klenteng Dewi Kwan Im Palembang

Menurutnya, Klenteng Dewi Kwan im ini diartikan bisik bisik.

Sehingga siapa pun yang datang untuk berdoa dengan lemah lembut dan berbisik bisik, Dewi akan mendekatinya dan mengabulkan permintaan.

" Mungkin karena itu banyak masyarakat Tionghoa ramai mengunjungi klenteng ini dibanding dengan klenteng lain," jelasnya.

Namun ia tetap menyatakan di tempat klenteng lain pun banyak yang mengunjungi dan pastinya sudah mempersiakan jauh -jauh hari sama sepertinya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved