Berita PALI

Banyak Gangguan, Pembangunan PDAM Tirta PALI Anugerah Molor, Komisi II DPRD Tinjau Langsung

Komisi II DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) turun langsung ke lapangan meninjau pembangunan jaringan PDAM Tirta PALI Anugerah.

Banyak Gangguan, Pembangunan PDAM Tirta PALI Anugerah Molor, Komisi II DPRD Tinjau Langsung
SRIPOKU.COM/Reigan Riangga
Komisi II DPRD PALI saat meninjau langsung Mega proyek pengerjaan Booster PDAM Tirta PALI Anugerah. 

DRPD PALI Desak Pengerjaan Booster PDAM, Akhir Januari 2020 Rampung

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Komisi II DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) turun langsung ke lapangan meninjau pembangunan jaringan PDAM Tirta PALI Anugerah yang belum rampung dikerjakan, Kamis (23/1/2020).

Dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD PALI, Mulyadi beserta seluruh anggotanya mendatangi proyek jaringan PDAM di Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang sampai Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI yang dikerjakan pelaksana PT Putra Masindo Utama.

Usai melihat kondisi di lapangan, Ketua Komisi II DPRD PALI, Mulyadi mengatakan bahwa ia menginginkan dengan adanya tenggang waktu pekerjaan yang diberikan Dinas Perkim selama 50 hari dari target masa pengerjaan, pihak pelaksana harus merampungkannya agar mega proyek yang menelan dana sebesar Rp 58 Milyar dari APBD PALI tahun 2019 itu bisa cepat dinikmati masyarakat.

"Proyek ini bakal dilanjutkan tahun 2020, namun kami harap, pihak pelaksana tidak molor lagi setelah diberikan waktu tambahan. Sebab hingga di penghujung Januari ini, pekerjaan jaringan PDAM belum juga kelar," ungkap Mulyadi, Kamis.

Puncak Musim Buah Durian di Empatlawang, Dimasukan Toples dan DIkirim ke Jakarta dan Bogor

Pelaksanaan Tes CPNS Mandiri di Kabupten Muba sudah Siap 100 Persen

Remaja Putri Diculik 6 Pria, Dibius Tangan Diikat dan Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Mulyadi menekankan Dinas Perkim untuk perketat pengawasan agar jangan sampai pelaksana mengebut pekerjaan dengan mengabaikan kualitas.

"Hindari keterlambatan target pekerjaan, Dinas Perkim juga harus percepat keluarnya perintah kerja, sehingga molornya pekerjaan bisa dihindari," ujarnya.

Junaidi Kabid Bangunan dan Lingkungan Dinas Perkim PALI menjelaskan bahwa pihaknya yakin proyek tersebut bakal rampung sebelum masa tenggang berakhir.

"Saat ini dari pembangunan Intake, IPA (Instalasi Pengolahan Air), booster sudah tahap finishing. Jadi kami yakin akhir Januari ini selesai semua. Namun apabila hingga pertengahan februari 2020 belum juga selesai maka, pekerjaan itu bakal kena penalti," kata Junaidi.

Ia menjelaskan, pada Oktober Tahun 2020, seluruh jaringan air bersih sudah bisa dipakai.

"Artinya PDAM Tirta PALI Anugerah sudah bisa beroperasi penuh tanpa harus membeli air curah dari Muaraenim. Sebab, proyek ini bakal dilanjutkan tahun 2020 ini sampai benar-benar selesai," ujarnya.

Sementara, perwakilan PT Putra Masindo Utama, Murpi mengatakan, bahwa penyebab molornya pekerjaan proyek pembangunan jaringan PDAM ini tidak hanya terkendala cuaca.

"Gangguan yang paling banyak adalah dari oknum. Kami sering mengalami kendala distop warga dengan berbagai alasan mamun semuanya sudah diatasi dan kami menargetkan semuanya kelar akhir bulan ini," jelasnya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved