Berita Musirawas
Jalan Penghubung Desa di Musirawas Terendam, Sungai Musi Meluap, Dampak Banjir Kiriman dari Lahat
Jalan Penghubung Desa di Musirawas Terendam, Sungai Musi Meluap, Dampak Banjir Kiriman dari Lahat
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi
Jalan Penghubung Desa di Musirawas Terendam, Sungai Musi Meluap, Dampak Banjir Kiriman dari Lahat
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Tingginya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini membuat debit air sungai di Kabupaten Musiawas meningkat.
Selain karena hujan, peningkatan debit air ini juga diakibatkan kiriman dari daerah Lahat dan Empat Lawang yang alirannya masuk ke Sungai Musi yang melintasi wilayah Kabupaten Musirawas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musirawas Paisol mengatakan, sampai sejauh ini kondisi debit air sungai di Kabupaten Musiawas rata-rata mengalami peningkatan.
Namun belum mengakibatkan banjir di pemukiman masyarakat.
"Meningkatnya debit air sungai ini dampak banjir di daerah Kikim.
Baik di kecamatan, desa dan kelurahan yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi debitnya meningkat apabila di daerah Empat Lawang dan Lahat ada banjir, maka airnya mengalir ke Sungai Musi yang melewati Kabupaten Musirawas terutama di DAS," ujar Paisol, kepada Sripoku.com Minggu (12/1/2020).
• BREAKING NEWS : Suara Auman Harimau Masih Terdengar Jelas, Warga Kota Agung Muaraenim Ketakutan!
• TERUNGKAP Alasan Awkarin Jatuh Cinta dengan Putra Sulung Menteri Wishnutama, Bikin Baper!
• Keripik Kentang Termasuk Makanan Mematikan, Kok Bisa?
• Apakah ada Hubungan Pempek dengan Besi? Ternyata Ini Alasan Kenapa Disebut Pempek Kapal Selam
Kendati saat ini kondisi diwilayah Musirawas secara umum belum terjadi banjir yang signifikan, namun dia tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada.
Apalagi di tengah kondisi cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini.
Karena, bencana dapat kapan saja terjadi tanpa diduga.
"Di posko kita standby 24 jam. Baik personil maupun peralatan sudah kita siagakan dan sewaktu-waktu siap diterjunkan," ujarnya.
Dikatakan, pihaknya kini juga melakukan monitoring ke daerah-daerah yang masuk kategori rawan banjir.
Seperti di Desa Pelawe Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu dan sekitarnya.
Dimana pada Sabtu (11/1/2020), air sungai Musi diwilayah setempat sempat meluap namun belum sampai memasuki pemukiman masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/banjir-musirawas.jpg)