Sumsel Waspada dan Siaga Bencana Alam, Inilah 2 Kecamatan Rawan Longsor dan 3 Kecamatan Rawan Banjir
Sumsel Waspada dan Siaga Bencana Alam, Berikut Ini 2 Kecamatan Rawan Longsor dan 3 Kecamatan Rawan Banjir
Sumsel Waspada dan Siaga Bencana Alam, Inilah 2 Kecamatan Rawan Longsor dan 3 Kecamatan Rawan Banjir
SRIPOKU.COM, MURATARA-Sumsel Waspada dan Siaga Bencana Alam, Berikut Ini 2 Kecamatan Rawan Longsor dan 3 Kecamatan Rawan Banjir.
Sebab, dalam kondisi saat ini, memang harus waspada dan siaga akan bencana alam, sebab Longsor dan Banjir memang merupakan acaman utama di Sumsel.
Menghadapi cuaca yang tidak stabil beberapa pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) siaga bencana alam.
Pemkab Muratara bersama stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi persiapan apel siaga darurat bencana banjir dan longsor.
"Kamis besok kita akan mengadakan apel siaga darurat bencana banjir dan longsor," kata Sekretaris Daerah Muratara Alwi Roham, Rabu (8/1/2020).
Tim siaga darurat bencana banjir dan longsor ini terdiri dari TRC BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, Satpol PP, serta pemerintah kecamatan dan desa.
Apel siaga darurat bencana tersebut mempersiapkan peralatan yang dimiliki masing-masing instansi untuk menanggulangi bencana banjir dan longsor.
"Ini adalah bentuk kesiapsiagaan kita menghadapi banjir dan longsor di wilayah kita, apalagi sekarang cuaca tidak stabil," kata Alwi Roham.
Menurutnya, bencana banjir di Kabupaten Muratara terjadi setiap tahun, karena mayoritas penduduknya tinggal di bantaran sungai.
"Tapi biasanya banjir biasa, namun yang kita takutkan adalah banjirnya di luar dari yang biasa, ini yang harus menjadi perhatian kita semua," katanya.
Ia meminta camat dan kepala desa di wilayah rawan banjir dan longsor agar rutin turun ke lapangan menjalin komunikasi dengan masyarakat.
Dengan begitu kata Sekda, setiap kejadian bisa terpantau dengan cepat, sehingga bisa ditindaklanjuti segera sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Camat dan kepala desa atau lurah harus koordinasi, turun ke masyarakat, supaya kalau ada bencana cepat diketahui, maka cepat juga ditanggulangi," katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara Syarmidi mengungkapkan, ada dua kecamatan rawan longsor dan tiga kecamatan rawan banjir.