Valentino Rossi Punya Makna Tersendiri tentang Kecepatan, Apa Katanya?

Meski sudah berusia 40 tahun, Valentino Rossi masih belum memutuskan untuk pensiun dari dunia balap.

Editor: Adrian Yunus
TWITTER.COM/YAMAHAMOTOGP
Pembalap tim pabrikan Yamaha di MotoGP, Valentino Rossi (kiri) dan Maverick Vinales. 

SRIPOKU.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mempunyai arti kecepatan menurut definisi pribadinya.

Meski sudah berusia 40 tahun, Valentino Rossi masih belum memutuskan untuk pensiun dari dunia balap.

Bahkan Valentino Rossi masih berjuang dalam kompetisi MotoGP 2020.

Namun, pria asal Italia ini tak menampik bahwa kejuaraan tahun depan bisa menjadi yang terakhir baginya.

Masa Depan Valentino Rossi di Yamah Makin Rumit, Vinales dan Quartararo Jadi Ancaman?

Valentino Rossi Disebut Alami Musim Tersulit pada MotoGP 2019

Media Italia: Jorge Lorenzo Siap Bantu Valentino Rossi di Yamaha

Ternyata dia beberkan rahasia mengapa dirinya masih menjadi pembalap meski sudah tua.

Saat ditanya mengenai hasrat apa yang membuatnya untuk berkarier sebagai pembalap, Rossi malah menjelaskan tentang arti kecepatan baginya.

"Kecepatan membutuhkan gerakan. Refleks, pikiran, perhatian, dan gerakan. Ini membawa keuntungan, nafsu, sedikit risiko, kesenangan. Kesenangan memenangkan sesuatu untuk mencapai sesuatu. Satu tujuan, satu prestasi," kata Rossi dikutip BolaSport.com dari Speedweek.

"Kecepatan seperti menghilangkan momen ketika tidak ada yang bisa dilakukan, membuang-buang waktu, kadang-kadang kebosanan."

"Kecepatan seperti sistem untuk hidup, untuk menang, berada di dunia karena dunia dalam akselerasi penuh. Itu adalah sebuah aspirasi dan seringkali sebuah keputusan, atau sikap yang memperkuat perasaan, reaksi, dan kenikmatan," katanya menambahkan.

Tak sampai disitu, pembalap dengan julukan The Doctor ini tetap membeberkan makna kecepatan baginya.

"Kecepatan menuntut perawatan yang tepat, kemampuan khusus, jika tidak mengarah pada kesalahan, jatuh, melankolis," ujar Rossi.

"Dibutuhkan kepala dan tubuh untuk kecepatan. Penguasaan ini yang memungkinkan untuk menghargai kelambatan ketika bersikap cepat tidak membantu sama sekali," ujarnya.

Sebelumnya, Rossi mengatakan bahwa hasil dan performanya pada musim depan akan menjadi pertimbangannya dalam membuat keputusan soal masa depannya di tim berlogo garpu tala itu.

"Logikanya, keputusan untuk melanjutkan kontrak atau tidak akan bergantung dari hasil musim depan," kata Rossi dari Motorsport.

Kendati demikian, Rossi mengaku sudah mempersiapkan segala hal untuk menyambut musim depan.

Pada klasemen akhir MotoGP 2019, Rossi duduk di urutan ketujuh dengan 174 poin.

Sumber : Bolasport

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved