Bandit Tebar Paku Beraksi di Indralaya
BREAKING NEWS : Bandit Tebar Paku Beraksi di Indralaya OI, Keok Ditembak Petugas Polsek Indralaya
BREAKING NEWS : Bandit Tebar Paku Diringkus Reskrim Polsek Indralaya, Rampok Warga Setelah Transaksi di ATM
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Resha
BREAKING NEWS : Bandit Tebar Paku Beraksi di Indralaya OI, Keok Ditembak Petugas Polsek Indralaya
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Warga Kabupaten Ogan Ilir, khususnya yang sering bertransaksi melalui ATM harus ekstra hati-hati.
Pasalnya, ada sekawanan perampok yang mengincar anda usai bertransaksi di ATM tersebut.
Hal tersebut terungkap saat Polsek Indralaya berhasil meringkus satu orang tersangka, bernama Dedi (29), warga Kertapati Palembang. Ia beraksi bersama ke-3 rekannya, menggunakan sepeda motor.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, para kawanan perampok ini mengintai korbannya berinisial N (55) yang baru saja bertransaksi di ATM Bank SumselBabel, di Jalan Lintas Timur Indralaya - Kayuagung depan Kompleks Persada Indralaya.
Setelah korban memacu mobilnya, tersangka Dedi yang bertugas menyetir motor, mendahului mobil korban yang sedang berjalan.
"Kawan aku W (DPO) yang dibonceng langsung nebar paku, biar ban mobilnya bocor dan mobilnya berhenti," ujarnya saat diinterograsi, Minggu (22/12/2019).
Sementara itu dua temannya yang lain, yakni M dan B (DPO) berboncengan dengan motor dan bertugas mengiringi mobil incarannya di belakang.
Saat korban mengganti ban mobil yang pecah, saat itu tersangka W merampas satu tas berisi 2 unit handphone dan surat-surat penting milik korban.
Sedangkan Dedi bertugas di atas motor, menunggu temannya W menggasak barang milik korban. Begitupun 2 tersangka lain, yang tengah menunggu di atas motor mereka.
Apesnya, Polsek Indralaya saat itu tengah mengadakan Operasi Razia di malam hari. Mereka pun kepergok oleh petugas, dan langsung dikejar.
Kejar-kejaran pun sempat terjadi, sampai akhirnya petugas memberikan timah panas kepada Dedi. Ia pun berhasil diringkus, sedangkan ketiga temannya yang lain berhasil melarikan diri.
Kapolsek Indralaya melalui Kanit Reskrim Polsek Indralaya Ipda Adi Garna mengatakan, para tersangka ini sudah memantau terlebih dahulu warga yang bertransaksi di ATM-ATM sekitar.
Kemudian setelah bertransaksi, mereka pun menebar paku dan menyergap korban.