Ditodong Pisau, Remaja di Taqwa Mata Merah Palembang Ini Tak Kuasa Motornya Hilang Dirampok

Dipinjam orang tak dikenal, remaja di Taqwa Mata Merah Palembang ini kehilangan motornya di Pasar 16 Ilir Palembang.

Ditodong Pisau, Remaja di Taqwa Mata Merah Palembang Ini Tak Kuasa Motornya Hilang Dirampok
sripoku.com/andyka wijaya
Mj, saat melapor ke Polrestabes Palembang, mengaku diancam pisau, dirinya relakan motornya diambil pelaku kejahatan, Selasa (16/12). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diancam oleh orang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam (sajam), membuat MJ (15) warga Jalan Taqwa Mata Merah, Perumahan Griya Merah Delima Blok C14, Kelurahan Kampung Serang, Kecamatan Sematang Borang Palembang harus merelakan motornya Honda Revo Fit dengan nopol BG 4293 ACE dibawa kabur.

Dimana diketahui, kejadian ini terjadi saat MJ bersama RI (15) berserta temannya pergi ke Benteng Kuto Besak (BKB), Senin (16/12/2019) sekitar pukul 22.00.

Polisi Sebut Motif Ini. Remaja 13 Tahun Dibacok Geng Motor di 5 Palembang, Pelaku Masih Berkeliaran!

Kemudian datang pelaku yang tidak diketahui identitasnya meminjam motor korban untuk membeli rokok di warung yang berada di daerah pasar 16 Ilir.

"Waktu itu saya bersama saksi dan teman-teman sedang asyik berfoto, kemudian datang dia meminjam motor saya untuk membeli rokok di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ungkap MJ kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Besar Kota (Polrestabes) Palembang, Selasa (17/12/2019).

Merasa tidak mengenal pelaku, korban dan saksi pun ikut menemani pelaku untuk membeli rokok di TKP, setelah sampai di TKP pelaku langsung mengeluarkan sajam jenis pisau dan mengancam korban dan saksi.

Kronologis Mencekam, Aksi Brutal Geng Motor Serbu Kampung 5 Ulu Palembang, Seorang Remaja Terkapar

"Lantaran takut kami lantas memberikan motor, setelah mendapatkannya dia pergi membawa kabur motor dan meninggalkan kami di TKP begitu saja pak, dan kami langsung ke BKB lagi untuk menemui teman-teman," ungkapnya.

Setelah sampai dirumah korban yang diantar temannya tersebut menceritakan kejadian yang dialaminya ke orang tuanya Maisuri (35).

"Sampai di rumah saya ceritakan kejadian yang saya alami tersebut kepada ibu saya," katanya.

Mendengar hal tersebut orang tua korban Maisuri bersama anaknya MJ membuat laporan polisi untuk ditindaklanjuti kejadian yang dialami anaknya tersebut.

Video: Candaan Bom Berujung Kecemasan, Polisi Anggap Ulah Pelajar di Palembang Ini Kenakalan Remaja

"Saya kaget saat mendengar cerita anak saya ini, sehingga saya bersama anak saya ingin pelakunya ditangkap sehingga saya membuat laporan polisi ini," katanya kembali

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit III SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Herison membenarkan adanya laporan korban yang datang bersama orang tuanya.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama sembilan tahun penjara," tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved