Bank Sumsel Babel Galakkan Gerakan Non Tunai, Retribusi Pasar Nantinya tak Lagi Dibayar Cash

Bank Sumsel Bangka Belitung (BSB) Babel bekerjasama dengan PD Pasar Palembang Jaya menggalakkan gerakan non tunai.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/hartati
Launching e retribusi di Pasar Cinde Palembang menggunakan uang elektronik BSB cash. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Sumsel Bangka Belitung (BSB) Babel bekerjasama dengan PD Pasar Palembang Jaya menggalakkan gerakan non tunai dengan menerapkan retribusi pasar secara cassless mengunakan BSB cash. Launching retribusi pasar secara elektronik ini serentak akan dilakukan pada seluruh pasar tradisional 1 Januari 2020 dan saat ini terus disosialisasikan pada pedagang.

Pasar Cinde menjadi pasar percontohan yang akan menerapkan sistem pembayaran retribusi non tunai. Saat ini ada sembilan ribu los di Palembang.

Sosialisasikan Aplikasi BOS Non Tunai, Bank Sumsel Babel (BSB) Sosialisasi ke Sekolah di Palembang

Direktur Umum Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengatakan transaksi non tunai dimiliki banyak manfaat.

Salah satunya yakni Bank Indonesia tidak perlu melakukan pengawasan uang yang beredar karena semua transaksi tercatat secara rinci pada sistem elektronik.

Penggunaan gerakan non tunai juga membuat akuntabilitas terjaga dan ternyata saja transparansi dan data tercatat secara rinci sehingga memudahkan pembukuan dan tertib administrasi.

Pemerintah Kabupaten OKU Raih Juara Umum Penerapan Transaksi Non Tunai dari Bank Sumsel Babel

"Jadi bayar retribusi cukup di tempel saja pada alatnya nanti dan akan langsung tercatat secara otomatis tidak lagi perlu dicatat manual," ujar Syamsudin Selasa (17/12/2019).

Syamsudin mengatakan BSB cash saat ini bukan cuma bisa digunakan untuk pembayaran retribusi pasar, belanja pada merchand, pembayaran LRT tapi juga menjadi satu-satunya uang elektronik bank daerah yang bisa digunakan sebagai pembayaran tol Palembang-Lampung.

Sementara itu Deputi Direktor BI Perwakilan Sumsel Hari Widodo mengatakan BSB menjadi pemimpin bank yang menerapkan e retribusi karena selain memberikan rasa aman dan nyaman serta kemudahan dalam bertransaksi juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Begitu retribusi dibayar akan langsung masuk kas daerah bisa menekan kebocoran," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved