Masyarakat Sumsel Serahkan Senpi Rakitan

Amankan 37 Senpira, Anggota Polres PALI Turut Sita Senjata Warga Saat Dibawa Pergi Ke Kebun

Jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengamankan 37 pucuk Senjata Api Rakitan (Senpira).

Amankan 37 Senpira, Anggota Polres PALI Turut Sita Senjata Warga Saat Dibawa Pergi Ke Kebun
sripoku.com/reigan
Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suharyadi didampingi Plt Kasat serta Kapolsek yang ada di PALI saat press release di Mapolres PALI, Senin (2/12/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengamankan 37 pucuk Senjata Api Rakitan (Senpira) dengan rincian 34 Senpira larang panjang jenis kecepek dan 3 pucuk senjata laras pendek. Puluhan Senpira ini diamankan dalam Operasi Senjata Api (Senpi) Musi Tahun 2019 sejak tanggal 9 - 30 November 2019 digelar jajaran Polres PALI diseluruh wilayah Bumi Serapat Serasan.

Selain itu, Operasi Senpi Musi Polres PALI tutut menyita dan mengamankan senjata milik warga yang dibawa saat hendak pergi ke kebun.

8 Pucuk Senpira Diamankan Selama 1 Bulan, Kapolres Empat Lawang Minta Masyarakat Serahkan ke Polisi

Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suharyadi didampingi Plt Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedi menyebutkan, selama lebih kurang 3 pekan Operasi Senpi Musi digelar, pihaknya berhasil mengamankan puluhan Senpira, selain ada juga yabg diserahkan masyarakat dengan sukarela.

Tak hanya itu, jelas Yudhi, pihaknya juga mengamankan tiga tersangka, berinisial YD dari Penukal Abab, MY dari Talang Ubi yang berhasil dibekuk.

Sementara satu pelaku lain berinisial MD meninggal dunia saat diproses polisi karena berkaitan dengan kasus 365.

Selama Operasi Senpi 2019, Polres Musirawas Terima Serahan 15 Pucuk Senpira

"Pelaku akan kita proses sesuai dangan Undang-undang darurat pasal 1 ayat 1 nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, dengan ancaman penjara diatas lima tahun," ungkapnya saat press release di Polres PALI, Senin (2/12/2019).

Pria berpangkat Melati dua dipundaknya ini juga menghimbau, pada masyarakat yang masih mempunyai senjata api rakitan untuk menyerahkan ke polres atau melalui Polsek masing-masing.

"Menyimpan senjata api rakitan tanpa izin adalah melanggar hukum. Lebih baik serahkan ke polis karena jikalau terkena razia tentu saja akan kita tindak," jelasnya.

Masyarakat Lubuklinggau Ramai-ramai Kembalikan Senpira, Sehari Ada 4 Senpi Diterima Polisi

"Sosialisasi akan terus dilakukan jajaran Polres PALI kepada masyarakat untuk menyerahkan senpira agar tindak kriminal di wilayah PALI bisa ditekan," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang tersangka, Yunadi warga Talang Ubi mengatakan bahwa dirinya memiliki senjata api baru sejak satu bulan ini.

Dirinya mengaku mendapat Senpira ini dari temannya karena untuk digunakan dan berjaga-jaga di kebun.

"Saya baru sebulan ini pak ke kebun membawa senjata, karena untuk menembak babi hutan dan anjing," katanya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved