Delapan Gajah Dikembalikan ke Pusat Latihan Gajah Merapi Selatan Lahat, Begini Kondisinya

delapan dari sepuluh gajah yang sempat dievakuasi ke Jalur 21 Desa Padang Sugihan, Banyuasin, kini sudah dikembalikan ke Pusat Latihan Gajah (PLG ).

Delapan Gajah Dikembalikan ke Pusat Latihan Gajah Merapi Selatan Lahat, Begini Kondisinya
handout
Delapan dari sepuluh gajah yang sempat dievakuasi ke Jalur 21 Desa Padang Sugihan, Banyuasin, kini sudah dikembalikan ke Pusat Latihan Gajah (PLG ) 

Laporan Wartawan Sripoku. com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Kabar baik bagi warga di Kabupaten Lahat. Pasalnya, delapan dari sepuluh gajah yang sempat dievakuasi ke Jalur 21 Desa Padang Sugihan, Banyuasin, kini sudah dikembalikan ke Pusat Latihan Gajah (PLG ) di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat.

Sebelumnya, gajah dievakuasi lantaran adanya permasalahan lahan antara warga dengan pihak BKSDA.

Kepala Seksi BKSDA Wilayah II Lahat, Martialis Puspito KM SHut MSi membenarkan hal tersebut. Dirinya menuturkan, bahwa delapan gajah sudah tiba sejak pukul 11.00 WIB, Rabu (27/11/2019).

Atlet Sepeda Lahat Taklukan Kawasan Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas

" Iya, delapan sudah kembali di PLG. Kemarin kan delapan gajah sempat dievakuasi ke Banyuasin.

Dan memang dua gajah masih di PLG, jadi sepuluh sudah di sini semua ( PLG )," ungkapnya saat dihubungi, Rabu (27/11/2019).

Martialis mengungkapkan, dikembalikannya satu gajah jantan dan sisanya betina ke PLG di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, dikarenakan situasi dan kondisi saat ini sudah aman.

"Suasana sudah kondusif. Kemarin kita sudah mengaktifkan kantor, kita sudah mengkondisikan lapaknya," kata Martialis.

Sosialisasi Kaki Gajah oleh Pemkab OKU: Bukan Penyakit Mematikan Tapi Memalukan

Sebelumnya, delapan dari sepuluh gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah ( PLG ) di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat di evakuasi ke jalur 21 Desa Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Selain permasalahan lahan dengan warga Desa Padang Baru, juga karena empat gajah sempat sakit.

Kemudian terkait masalah klaim lahan oleh warga, membuat area aman gajah juga berkurang sehingga perlu area yang cukup luas

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved