Liga Italia
Timnya Menang 27-0, Seorang Pelatih Klub Sepakbola Ini Malah Dipecat
Sedangkan Riccini memberika pembelaannya ketika dipecat dan dianggap tidak menghormati lawannya
"Kami sudah unggul enam gol hanya dalam 10 menit, setelah babak pertama usai saya menawarkan pelatih musuh untuk menghentikan pertandingan, tapi dirinya mengatakan pada saya untuk melanjutkan permainan," ungkapnya.
"Itulah yang kami lakukan, hal itu yang seharusnya terjadi pada sepakbola, siapapun yang mengatakan sebaliknya adalah orang yang munafik," ujarnya menambahkan.
Dirinya pun jika menjadi pelatih lawan juga akan tetap memilih kalah dengan skor yang sama.
"Saya lebih memilih kalah dengan skor 27-0 ketimbang kalah dengan gol yang lebih sedikit, akan lebih waspada kedepannya karena menjadi akan menjadi bahan lelucon," ungkapnya.
Setelah kisahnya menjadi ramai diperbincangkan, dia mendapatkan banyak dukungan.
"Saya tahu klub akan melakukan rapat esok pagi dan saya tahu para pemain dan juga orangtuanya akan berada di sana untuk meyakinakan presiden klub untuk mengubah keputusannya," ujar Riccini.
Dilansir Sporbible.com, dalam 27 gol yang disarangkan pada pertandingan tersebut, dua pemain Invicta Sauro mencetak enam gol, sedangkan seorang lagi mencetak tujuh gol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/asd.jpg)