World Cup Bowling 2019 di Palembang

Perbaiki Prestasi, Shinta Tempati Peringkat 15 di Hari Kedua 55th QubicaAMF Bowling World Cup

Setelah berjuang keras Peboling putri Indonesia Shinta Ceysaria menempati peringkat 15 dari 60 peboling yang turun di pertandingan hari kedua Kejuaraa

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Peboling putri Indonesia Shinta Ceysaria Yunita melakukan lemparan pada game yang dimainkan babak penyisihan hari pertama, Senin (18/11/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah berjuang keras Peboling putri Indonesia Shinta Ceysaria menempati peringkat 15 dari 60 peboling yang turun di pertandingan hari kedua Kejuaraan Dunia 55th Qubica AMF Bowling World Cup (BWC) 2019, venue Bowling Centre Jakabaring Sport City (JSC), Selasa (19/11/2019).

Setidaknya peringkat 15 ini sesuai dengan harapan Pelatih Boling Timnas Gatot Aryo Nugroho yang berharap peboling putra maupun putri Timnas Indonesia bisa bermain lebih bagus dari pertandingan hari pertama.

Peboling putra Indonesia Ryan Leonard Lalisang di pertandingan hari pertama menempati peringkat 9. Sementara peboling lutri Indonesia Shinta Ceysaria Yunita menempati peringkat 17.

"Hari pertama Ryan di peringkat 9 dan Shinta di peringkat 17. Kekuatan lawan masih berimbang karena masih akan dimainkan 18 games lagi sampai hari ke 4. Semoga besok atlet kami bisa bermain lebih bagus lagi," ungkap Gatot Aryo Nugroho.

Shinta Ceysaria Yunita mengaku bangga terpilih menjadi atlet boling putri Timnas Indonesia Kejuaraan AMF Bowling World Cup 2019 ini.

Pasalnya di ajang BWC setiap negara hanya diwakili satu peboling putra dan satu peboling putri. Ia pun tidak mematok target khusus. Meskipun secara raport saat ini, dirinya merupakan yang terbaik di Indonesia.

"Karena untuk ajang level dunia, sebenarnya ini pengalaman pertama saya. Jadi untuk target, yang paling maksimal saja," ungkap Shinta yang berusia 24 tahun.

Gadis kelahiran Bandung 1995 tersebut. saat ini tercatat sebagai mahasiswa S2 di perguruan tinggi telekomunikasi, mengaku sudah punya persiapan maksimal di ajang BWC. Semua digembleng dalam program Pelatnas.

Kabid Pertandingan BWC 2019 Abdul Rohman B Susilo menerangkan pada pertandingan hari kedua jadwalnya pagi memainkan 6 game putri. Siangnya dimainkan 6 game nomor putra.

"Semua atlet putri diberi waktu sebanyak enam game pagi hari. Siangnya jam 2 baru 6 game untuk putra," katanya.

Untuk jadwal pertandingan Rabu (20/11/2019) yang merupakan hari ketiga pertandingan babak penyisihan dijadwalkan pagi untuk nomor putra, dan siangnya nomor putri.

Tekat Kejar Poin Ryan Lalisang, Terpaut 100 Poin dengan Peringat 1 di World Cup Bowling 2019

Jadwal Pertandingan Kejuaraan Dunia 55th Qubica AMF Bowling World Cup (BWC) 2019

Begini Teknis Pertandingan Kejuaraan Dunia 55th Qubica AMF Bowling World Cup (BWC) 2019

"Semua atlet putra pertandingan pagi akan diberi waktu sebanyak enam game. Siangnya jam 3 baru 6 game untuk putri," terangnya.

Diterangkan Rohman, hasil dari angka hari pertama sampai hari ketiga dikumpulkan diurutkan dengan rangking. Semua dari pemain akan diambil 24 besar.

Di hari keempat (Kamis) mereka akan main 6 game lagi. Dijumlahkan semuanya 24 game dibuat daftar. Di papan daftar tertera.

24 orang itu akan bermain hari Jumat di babak 24 besar putra maupun putri akan main sama-sama untuk memainkan 8 game. Dari 24 orang itu dirangking diambil 8 besar.

Pada hari Sabtu 8 besar akan main lagi putra maupun putri sebanyak 8 game. Dirangking 4 besar. Barulah head to head.

"Juara dunia cuma satu. Putra dan putri. Hanya juara 1 putra dan juara 1 putri yang disiapkan pialanya," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Berikut ini peringkat boling putri hari kedua:

1 Kelly Kulick (USA) dengan total 2610
2 Natasha Roslan (Malaysia) 2543
3 Aumi Guerra (Dominican Republic) 2493
4 Eunhee Jeon (South Korea) 2482
5 Maria Koshel (Russia) 2465
6 Nadine Geissler (Germany) 2461
7 Stephanie Martins (Brazil) 2441
8 Lindsey Paling (Netherlands) 2380
9 Catherine Durieux (Belgium) 2360
10 Rebecca Whiting (Australia) 2360
11 Shuk Han Chan (Hong Kong) 2345
12 Yumi Yuzuriha (Peru) 2343
13 Karen Marcano (Venezuela) 2343
14 Mariana Meteksinova (Bulgaria) 2341
15 Shinta Ceysaria Yunita (Indonesia) 2341
16 Isabel Allen England 2341
17 Krizziah Lyn Tabora Philippines 2332
18 Tania Yusaf Scotland 2311
19 Amandine Jacques France 2309
20 Fion Liew Singapore 2297
21 Felicia Wong Canada 2281
22 Jessica Atan-Chan (Costa Rica) 2265
23 Alejandra Mercado (Mexico) 2259
24 Edith Quintanilla (El Salvador) 2256
25 Sarolta Dosztály (Hungary) 2240
26 Sanna Pasanen (Finland) 2219
27 Kellie McDonnell (Ireland) 2214
28 Suzanne Howell (New Zealand) 2200
29 Heidi Thorstensen (Norway) 2171
30 Kylie Bromley (Wales) 2166
31 Tatyana Lefter (Uzbekistan) 2142
32 Maria Wood (Guam) 2124
33 Lia Mojarro (Catalonia) 2118
34 Alja Bergauer Slovenia 2112
35 Natalya Mandritsa (Kazakhstan) 2099
36 Melania Rossi (Italy) 2097
37 Driskell Rolle (Bahamas) 2095
38 Patrice Tucker (Bermuda) 2071
39 Tiziana Carannante (Malta) 2064
40 Joanna Merklejn (Poland) 2063
41 Lenka Zverinova (Czech Republic) 2053
42 Mónica Jiménez (Spain) 2026
43 Sofiia Druchyna (Ukraine) 2015
44 Marine Lancien (Reunion) 2013
45 Ruta Ryliskiene (Lithuania) 1965
46 Madeleine Manns (Switzerland) 1964
47 Altaf Karam (Kuwait) 1959
48 Sabeena Athica (India) 1944
49 Eugenia Dumitrascu (Romania) 1887
50 Nasiba Orazmedova (Turkmenistan) 1867
51 Ülle Ristimägi (Estonia) 1857
52 Caroline Horan (Northern Ireland) 1856
53 Stephanie Leviette (New Caledonia) 1851
54 Debra Fowler (South Africa) 1842
55 Ljiljana Punek (Croatia) 1840
56 Antonieta Costa (Azores) 1828
57 Hela Meziou (Tunisia) 1823
58 Helena Lourenço (Portugal) 1816
59 Liya Kasaye (Ethiopia) 1804
60 Meshael Anas Alabdulwahed (Saudi Arabia) 1797

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved