Pendaftaran CPNS di Ogan Ilir, Sudah 835 Orang Mendaftar, Ada Calon Pelamar Bingung Tentukan Pilihan

Kabupaten Ogan Ilir turut membuka formasi untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2019 ini.

SRIPOKU.COM/ANTON
Pendaftaran CPNS di Ogan Ilir Sudah 835 Orang Mendaftar, Ada Calon Pelamar Bingung Tentukan Pilihan 

Penerimaan CPNS di Ogan Ilir Sudah 835 Orang Mendaftar, Ada Calon Pelamar Bingung Tentukan Pilihan

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Kabupaten Ogan Ilir turut membuka formasi untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2019 ini.

Sebanyak 154 formasi disetujui oleh Kementerian PAN RB untuk Bumi Caram Seguguk.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ogan Ilir melalui Kabid Formasi dan Pengembangan Pegawai, Ali Hanafiah, hingga saat ini sudah 835 orang yang sudah mendaftar di Ogan Ilir.

Mereka mendaftar langsung di situs pendaftaran CPNS nasional.

"Untuk sementara ini sudah 835 orang yang daftar. Rinciannya formasi mana saja, belum kita verifikasi sekarang," ujar Ali Hanafiah kepada Sripoku.com, Selasa (19/11/2019).

BKN Palembang Pastikan Biaya Tes CPNS Dibebankan ke Daerah Masing Masing

Pernah Gagal Saat Seleksi CPNS, Ini Mesin Uang Putri Tunggal Presiden Jokowi Kahiyang Ayu Sekarang

Ia mengatakan, kemungkinan terbanyak pendaftar melamar ke formasi guru.

Sebab di Kabupaten Ogan Ilir memang cukup banyak membuka formasi tenaga pengajar ketimbang tenaga teknis.

"Untuk tenaga pendidikan 60, tenaga kesehatan 43 dan tenaga teknis 51," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pelamar yang hendak mendaftar sebagai CPNS Ogan Ilir, Rika (27) mengaku bingung saat ingin mendaftar.

Bukan soal teknis, melainkan bingung mencari sekolah yang hendak ia lamar via penerimaan CPNS ini.

"Takut kalau tempatnya tidak aman, jadi tanya-tanya dulu dengan keluarga di sana," ujarnya.

Selain memilah-milah sekolah, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Swasta di Palembang itu mengaku tetap konsen belajar dan memersiapkan berkas-berkas administrasi yang diperlukan.

"Jadi masih milih-milih sekolah dulu, biar ga nyesal," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved