Berita Palembang

Miliki Senjata Api Rakitan Yanto Warga Tegal Binangun Plaju Palembang Ini Diringkus Team Tekab 134

Candra Mustopo alias Yanto (38) diringkus Team Tekab 134 Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

Miliki Senjata Api Rakitan Yanto Warga Tegal Binangun Plaju Palembang Ini Diringkus Team Tekab 134
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Unit Tekab 134 Polresta Palembang, saat mengringkus Yanto (38) tersangka kepemilikan senpi, Sabtu (16/11/19). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Candra Mustopo alias Yanto (38) diringkus Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang karena didapati memiliki Senpira atau senjata api rakitan.

"Tim kami mengamankan seorang pria yang memiliki senjata api rakitan beserta amunisinya," Ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin Prakasa kepada wartawan, Minggu (17/11).

Penangkapan tersangka berdasarkan atas laporan masyarakat yang mengaku mengetahui kepemilikan senpira tersebut.

Dari informasi itu lalu dilakukanlah penyelidikan.

Polisi pun bergerak cepat dan menggeledah kediaman tersangka di Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju pada sabtu (15/11) sekitar pukul 17.30.

Harimau atau Macan Dahan yang Menerkam Warga Lahat Sumsel Berasal dari Hutan Lindung Gunung Patah

Misteri Sungai Nil yang Terus Mengalir Selama 30 Juta Tahun, Sumber Air Sungai Kini Terpecahkan!

Pelaku Pelecehan Seksual Teror Sperma, Belasan Perempuan Jadi Korban, Ini Plat Motornya!

"Dari tangan tersangka, kami mengamankan sepucuk senpira warna silver dan gagang warna hitam dengan sebutir amunisi kaliber 9 milimeter di lemari pakaian di rumah tersangka," kata Iptu Tohirin.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti digiring ke Polrestabes Palembang guna penyidikan lebih lanjut dan untuk mempertanggung jawabkan ulahnya.

"Tersangka dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api. Untuk selanjutnya, kami akan lakukan pengembangan terhadap kasus ini," ungkap Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin.

Sedangkan tersangka Candra mengakui kepemilikan senpira oleh dirinya.

Ia mengaku membeli senpira dari seorang bernama Dodi sejak satu tahun lalu.

"Saya dapat senpira dari Doni. Ini senpira untuk saya pakai jaga kebun karet punya mertua di Sungai Rengit (Kabupaten Banyuasin)," ungkapnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved