Berita Palembang

UPDATE Penghina Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri Dilaporkan Forum Pecinta Ulama ke Polda Sumsel

Diketahui orang yang dianggap menghina almarhum Ustaz Taufik Hasnuri ini viral di medai sosial melalui postingannya.

UPDATE Penghina Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri Dilaporkan Forum Pecinta Ulama ke Polda Sumsel
instagram @jalur_update
Penghina Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diketahui Warga Muara Padang Banyuasin 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

Penghina Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diketahui Warga di Banyuasin

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Ujaran kebencian terhadap ulama besar terjadi di Kota Palembang kali ini orang yang menghina tersebut diketahui warga Kabupaten Banyuasin.

Diketahui orang yang dianggap menghina almarhum Ustaz Taufik Hasnuri ini viral di medai sosial melalui postingannya.

Diduga ujaran kebencian diketahui dari pemilik akun facebook Deddy Sutrisno dengan bunyi "Akhirnya mati dicabut juga nyawa orang ini yang sering menghina presiden jokowi dan mendewakan riziq Shihab terimakasih ya alllah semoga kelakuan muludnya biadap"

Malwadi, perwakilan dari Forum Para Pecinta Habib dan Ulama melaporkan hal ini ke Polda Sumsel, Jumat (15/11/2019).

Forum Para Pecinta Habib dan Ulama melaporkan seseorang penghina almarhum Utaz Taufik Hasnuri ke Polda Sumsel, Jumat (15/11/2019)
Forum Para Pecinta Habib dan Ulama melaporkan seseorang penghina almarhum Utaz Taufik Hasnuri ke Polda Sumsel, Jumat (15/11/2019) (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Penghina Ustaz Taufik Hasnuri Minta Maaf Setelah Viral dan Diserbu Warganet, Lokasi Jalur Banyuasin!

Cerita Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin, Lokasi Dimakamkannya Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri

Cerita Awal Mula Ustaz Taufik Hasnuri Jadi Ulama Ternama di Palembang, Bermula dari Mandikan Jenazah

Ia menuturkan ujaran kebencian itulah yang menjadi dasarnya dan sejumlah teman satu forumnya melaporkan permasalahan tersebut.

"Hal itulah yang membuat kami Forum pecinta habib dan ulama, melaporkan saudara Dedi sutrisno, kata-kata biadap itu tak patut dilayangkan atas habib kami dan semua orang tau prilakunya seperti apa,"katanya

Dirinya juga tau bahwa pelaku sudah membuat pernyataan permintaam maaf namun dirinya merasa belum menerima permintaan maaf tersebut.

"Permintaan maaf belum diterima karena itu baru yang tersebar di sosmed, namun secara langsung kepada forum belum. Permintaan maaf boleh saja namun proses hukum tetap berjalan," tegasnya

Halaman
1234
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved