Cerita Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin, Lokasi Dimakamkannya Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri

Ustad Mahmud Jamhur yang merupakan sahabat dari almarhum Ustaz Taufik Hasnuri, Desa Gelabak Dalam Banyuasin merupakan desa yang sangat terjaga.

Cerita Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin, Lokasi Dimakamkannya Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri
SRIPOKU.COM/Rahmad Zilhakim
Cerita Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin, Lokasi Dimakamkannya Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri 

Cerita Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin, Lokasi Dimakamkannya Almarhum Ustaz Taufik Hasnuri

SRIPOKU.COM - Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin menjadi lokasi dimakamnnya almarhum Ustaz Taufik Hasnuri.

Ternyata Desa Gelabak Dalam di Kabupaten Banyuasin memiliki cerita tersendiri.

Menurut Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel Ustad Mahmud Jamhur yang merupakan sahabat dari almarhum Ustaz Taufik Hasnuri, Desa Gelabak Dalam Banyuasin merupakan desa yang sangat terjaga.

Diceritakan Ustad Mahmud Jamhur, pada Tahun 2005, kami bersama Mahasiswa KKN UMP mendapat cerita dari Tetua Adat di sana, bahwa desa ini merupakan desa yang terjaga pergaulan dan kehormatan pria wanitanya, dalam 3 tahun belum tentu ada yg berzina, sedangkan desa lain di sekitarnya, dalam setahun kasus perzinahan bisa terjadi lebih dari 5 kasus.

Tradisi adat yang masih dijaga masyarakat Gelebak Dalam, merupakan pengamalan mereka terhadap Undang-undang Kesultanan Palembang Darussalam, Simbur Cahaya.  Selainnya, desa ini pada masa kesultanan merupakan pusat pertanian dan lumbung pangan kesultanan Palembang Darussalam.

"Selamat beristirahat Ust KH Ahmad Taufiq Hasnuri, selamat kembali ke pangkuan Ilahi. Sungguh Allah SWT menyelamatkanmu dari Dunia ini, yang banyak orang tertipu dengan gemerlap kuasa dan harta," ujar Ustad Mahmud Jamhur.

Ditambahkan Ustad Mahmud Jamhur, Sebagaimana kita tahu, undang-undang Simbur Cahaya, sarat dengan spirit dan nilai-nilai syariat islam, walaupun masih bercampur adat lokal. Syariat islam ini yang tentunya menjadi spirit Kesultanan Palembang Darussalam.

Diantaranya adalah hukuman kepada para pezina, pelaku nya diarak keliling kampung dan semua orang melemparinya dengan tepung. Sehingga orang malu kalau melakukan zina.

Kita bisa bayangkan, baru dengan dilempari tepung saja, orang sudah malu berzina, maka jika syariat islam terhadap pezina ini dilakukan sempurna, yakni hukum cambuk 100 kali atau hukum rajam bagi pezina yang pelakunya sudah berkeluarga, maka akan damai lah keluarga umat manusia," ujarnya.

Jenazah Ustaz Taufik Hasnuri yang diantar ribuan jemaah saat tiba di Masjid Agung Palembang yang kini nama masjid telah diganti menjadi Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo.
Jenazah Ustaz Taufik Hasnuri yang diantar ribuan jemaah saat tiba di Masjid Agung Palembang yang kini nama masjid telah diganti menjadi Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo. (SRIPOKU.COM/Nisya)

Alm Ustadz Taufik Hasnuri dan Desa Gelebak Dalam

Penghina Ustaz Taufik Hasnuri Minta Maaf Setelah Viral dan Diserbu Warganet, Lokasi Jalur Banyuasin!

Meski Gagal Ginjal Dakwah tak Surut, Wasiat Ust Taufik Ingin Dimakamkan di Gelabak

Diberitakan sebelumnya, Ustaz Taufik Hasnuri meninggal dunia, Kamis (14/11/2019). Ribuan pelayat berdatangan ke rumah duka di Pedatuan Laut 12 Ulu Palembang.

Jenazah Ustaz Taufik hasnuri disholatkan di kediamannya dan dibawa ke Masjid Agung Palembang yang kini nama masjid telah diganti menjadi Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo.

Kemudian diantar ribuan pelayat, jenazah Ustaz Taufik Hasnuri dimakamkan di Ds Glebek Dalam Kabupaten Banyuasin.

Dimakamkannya Ustaz Taufik Hasnuri di Desa Gelebek Dalam (Banyuasin), Rupanya Ustaz taufik sudah berwasiat kepada keluarga orang tua dan mertuanya untuk dimakamkan disana.

''Karena banyak muridnya disana dan tempatnya tinggi bebas dari banjir," ujar H Ramli arrahman, pembantu ustaz taufik di jamaah majelis taklim.

Penulis: fadhila rahma
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved