Sumsel Waspada Bencana Alam

Sumsel Waspada Bencana Alam, Pemkab Empatlawang Siapkan Dana Rp 54 Miliar

Sejumlah lokasi aliran sungai di Kabupaten Empat Lawang dinormalisasi. Setidaknya ada 9 paket pekerjaan sungai dilakukan normalisasi.

Penulis: Awijaya | Editor: Refly Permana
sripoku.com/awijaya
Normalisasi sungai Musi di Kawasan Pulau emas Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG - Sejumlah lokasi aliran sungai di Kabupaten Empat Lawang dinormalisasi. Setidaknya ada 9 paket pekerjaan sungai dilakukan normalisasi.

Kepala Dinas PUPR Empat Lawang, Syarkowi, melalui Sekretaris Dinas Apriansyah Qolbi, mengatakan normalisasi sungai ini dari dana dana Bantuan Gubernur (Bangub) biayanya sekitar 54 Milyar rupiah.

Sumsel Waspada Bencana Alam, Pemkab PALI Siaga Tiga Bencana Alam Sekaligus

Qolbi menjelaskan normalisasi dilakukan karena disekitar lokasi sering terjadi banjir dan pendangkalan sehingga aliran sungai perlu dikeruk

Sembilan lokasi normalisasi sungai itu di Sungai Musi sekitar pulau emas, Sungai Musi Desa Baturaja Lama dan Baturaja Baru,  Sungai Nibung di Desa Lubuk Layang,  Sungai Airbetung di Desa Tanjung Agung Ulumusi, Sungai Seguring di desa Terusan, Air Selimang Ulumusi, Sungai Saling, Sungai Keruh di desa Padang Gelai sampai ke Muara Sindang Kecamatan Paiker.

35.696 Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Siap Tanggulangi Bencana Alam di Sumsel

Dikatakan Qolbi material dari normalisasi sungai itu tidak boleh diambil apalagi di jual. Ia mengatakan jika ada yang memanfaatkan material itu dengan menjual sampaikan kepihaknya untuk dilaporkan ke pihak berwajib.

" perlu diketahui material dari normalisasi sungai tidak boleh di jual, itu aset negara, kalau ada yang jual di foto saja, kita akan laporkan ke polisi," kata Qolbi.

Waspada Bencana Alam di Sumsel, Basarnas Palembang Siagakan Personel, Dirikan Pos dan Alat Berat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Provinsi Sumsel, Jumat (15/11/2019). Dari prakiraan BMKG, sebanyak 7 daerah di Sumsel diprediksi bakal diterpa cuaca buruk hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Adapun daerah yang diprediksi terkena cuaca buruk hari ini yakni Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau dan Musi Banyuasin.

Waspada Bencana Alam di Sumsel, Basarnas Palembang Siagakan Personel, Dirikan Pos dan Alat Berat

Kasi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bambang Beny Setiaji mengatakan daerah yang diprediksi terkena cuaca buruk diharapkan dapat memperhatikan peringatan dini cuaca dari BMKG.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang dengan durasi singkat pada siang hingga sore hari akan menerpa Sumsel hari ini," ujarnya.

Bak Termakan Karma Sendiri, Lagu 5 Penyanyi Ini Berubah Jadi Kenyataan, No 2 Kena Bencana Alam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel telah memetakan daerah di Bumi Sriwijaya yang rawan terkena bencana alam memasuki musim hujan tahun 2019.

Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan untuk daerah rawan bencana banjir, umumnya berada di wilayah hulu Sumsel, seperti; Kabupaten Musi Rawas Utara, Musi Rawas, PALI, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan OKI.

Kemudian, wilayah yang berpotensi longsor meliputi Kabupaten Empat Lawang, Pagar Alam, Lahat, dan OKU Selatan.

Bencana Alam Bukan Azab

"Pada musim hujan ini daerah dataran tinggi dan hulu Sumsel rentan terkena bencana alam banjir dan longsor," ujarnya, Jumat (15/11/2019).

Ia menjelaskan, pemetaan wilayah rawan bencana tersebut untuk menyiagakan personel dan peralatan baik dari BOBD, Dinas Sosial, Dinas PU, serta instansi terkait lainnya dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.

“Dengan pemetaa ini kita bisa melakukan persiapan sejak jauh hari. Mulai dari Sumber Daya Manusia hingga peralatan bila terjadi bencana," jelas Iriansyah.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved