Bderita Palembang

Muskerwil BMPS Digelar di Gedung Guru Universitas PGRI, Menuju Indonesia Unggul dan Berdaya Saing

Musyawarah Kerja Wilayah, Badan Musyawarah Perguruan Swasta provinsi Sumatera Selatan tahun 2019, yang digelar di gedung guru PGRI.

Penulis: Andi Wijaya | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs H Reza Pahlevi MM saat menyampaikan sambutannya mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru pada acara Muskerwil BMPS di gedung Guru Universitas PGRI Palembang, Selasa (12/11/2019) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Sebanyak 30 perwakilan yayasan dan 51 perwakilan BMPS (Kota/Kabupaten), hadir dalam Musyawarah Kerja Wilayah, Badan Musyawarah Perguruan Swasta provinsi Sumatera Selatan tahun 2019, yang digelar di gedung guru PGRI, Palembang, Selasa (12/11).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus BMPS Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan dan dihadiri oleh pengurus BMPS Pusat Drs.H. Edi Mulyadi , Mukerwil ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi, konsolidasi, dan penguatan organisasi BMPS yang merupakan wadah bagi Yayasan Penyelenggara sekolah swasta di Sumatera Selatan.

Dengan tema " Peran BMPS Dalam meningkatkan mutu pendidikan menuju Indonesia unggul dan berdaya saing" Oleh karena itu, Mukerwil BMPS akan membahas berbagai isui-isu pendidikan yang berkembang pada saat ini dan yang akan datang.

Dalam sambutannya Gubenur Sumsel, H Herman Deru diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Drs H Reza Fahlevi MM mengatakan mendukung kegiatan yang diadakan ini demi kemajuan pendidikan di Sumsel.

"Kami merespon kegiatan ini dengan positif, tidak hanya negeri saja, tapi juga swasta juga andil dalam perkembangan pendidikan di Indonesia, Jadi dengan bersama-sama kita majukan pendidikan di Sumsel, untuk Indonesia Unggul," ungkap singkat.

Ditempat yang sama, ketua BMPS Provinsi Sumsel, Drs Durmana MM, mengatakan, jadi BMPS ini, organisasi yang membawahi yayasan-yayasan yang punya sekolah swasta, dari tingkat TK sampai penguruan tinggi.

" nah dalam musyawarah kerja ini, semua yayasan swasta kita kumpulkan disini, untuk melakukan musyawarah kerja," ungkapnya.

Lanjutnya, artinya dalam tema yang diambil, Mukerwil BMPS akan membahas berbagai isui-isu pendidikan yang berkembang pada saat ini dan yang akan datang.

KemenPPPA Buka 25 Formasi CPNS 2019, Berikut Contoh Surat Lamaran dan Pernyataan

3.448 Ruang Kelas SD dan SMP Negeri di Kabupaten Muaraenim Rusak, akan Direhab Bertahap

Nelayan di OKI Dapat Bantuan Alat Konverter Kit dan Gas Tabung 3 Kg, Bisa Hemat Rp 30.000 Perhari

Isu-isu pendidikan yang akan dibahas seperti bagaimana sekolah swasta untuk dapat berkontribusi positif dalam bidang pendidikan bersama sekolah sekolah Negeri yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Begitu juga dengan kebijakan regulasi pendidikan yang masih belum berpihak bagi tumbuh-kembangnya sekolah swasta. Seperti masalah kebijakan PPDB , Inpassing bagi guru-guru swasta, Pendirian Unit Sekolah Baru (USB), perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru-guru yang mengabdi di sekolah swasta.

"Masalah Kesejahteraan para Guru ini, juga tidak terlepas dari perhatian BMPS yang terus mendorong Pemerintah Daerah untuk memberikan tambahan penghasilan bagi mereka dengan cara mengalokasikasikan dana bantuan yang terakomodasi pada APBD. " katanya.

Ditambahkannya, Oleh karena itu, BMPS terus mendorong pemerintah daerah tentang pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi amanat Undang-undang bahwa alokasi dana APBD untuk bidang pendidikan minimal 20 persen.

Sementara, Ketua Panitia Mukerwil Dr.H. Haryadi, M.Pd, menuturkan, dalam konteks tema tersebut tentunya sekolah-sekolah swasta harus terus melakukan revolusi dan reformasi percepatan Sumber Daya Manusia (SDM) dari kepala sekolah sebagai seorang manajer sampai guru dan tenaga kependidikan lainnya.

Perubahan Mindset untuk memiliki wawasan ke depan, meng-update integrasi kemajuan teknologi dalam pendidikan, melakukan kolaborasi dan memperkuat karakter.

"Hal ini adalah wajib dan harus dilakukan. Karena hanya dengan SDM/guru yang unggul, maka akan dapat mewujudkan anak bangsa menjadi unggul. Oleh sebab itu, BMPS bersama pemerintah dalam membangun bangsa ini melalui pendidikan bukanlah merupakan pesaing pemerintah, tetapi merupakan mitra harmonis dalam mewujudkan cita-cita nasional," Tutupnya. (diw). ‎

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved