Berita OKI

Baznas OKI Bantu Modal Pedagang Sayur Keliling, Kantin Sekolah dan Bedah Rumah tak Layak Huni

Bantuan Modal Usaha Kecil dan Bedah Rumah tidak Layak huni diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten OKI.

Tayang:
Editor: Tarso
TRIBUN SUMSEL.COM/NANDO ZEIN
Bantuan Modal Usaha Kecil dan Bedah Rumah tidak Layak dari Basnaz OKI diberikan langsung oleh Wakil Bupati OKI kepada penerima bantuan tersebut di gedung RRBS kantor Pemda, Selasa (12/11/2019). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Bantuan Modal Usaha Kecil dan Bedah Rumah tidak Layak huni diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten OKI.

Acara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bende Seguguk (RRBS) di kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten OKI, Kayuagung (12/11/2019) pagi, dihadiri langsung oleh penerima dana hibah tersebut.

Djakfar Shodiq Wakil Bupati OKI mengimbau agar warga yang menerima bantuan untuk tidak terlena dengan bantuan yang telah diterima tersebut.

Dirinya menginginkan agar bantuan dalam bentuk apapun yang diterima tersebut dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

Menurutnya, jika masyarakat hanya mengandalkan bantuan baik dari pemerintah maupun pihak manapun pengentasan kemiskinan tidak akan tercapai.

"Jangan mengandalkan bantuan untuk pengentasan kemiskinan itu tidak akan tercapai," ucapnya.

Dirinya mengharapkan masyarakat penerima bantuan atau mustahik zakat ini bisa memanfaatkan apa yang diterima.

"Bantuan-bantuan yang diterima semoga bisa dikembangkan sebagai modal usaha. Jadikan ini sebagai acuan untuk lebih semangat lagi dalam mendapatkan rezeki," tegasnya.

Nelayan di OKI Dapat Bantuan Alat Konverter Kit dan Gas Tabung 3 Kg, Bisa Hemat Rp 30.000 Perhari

Dedi Nekat Menjambret karena tidak Punya Uang untuk Membayar Utang Biaya Pernikahannya

Lihat Kemolekan Istri Tetangga saat Cuci dan Jemur Pakaian, Pria 21 Tahun Ini Paksa Hubungan Badan!

Kepala Bagian Kesra Setda OKI Reswandi menyatakan penyerahan bantuan usaha kecil dan bedah rumah tidak layak huni ini diserahkan kepada 25 penerima yang tiga diantaranya merupakan bantuan bedah rumah tidak layak huni.

"Bantuan modal ini kita serahkan kepada yang memang membutuhkan diantaranya ada pedagang sayur keliling, pedagang kantin sekolah, pedagang makanan yang diberikan dengan jumlah Rp3,5 juta dan untuk bantuan bedah rumah Rp 20 rupiah," ungkapnya.

Hingga saat ini, lanjut Reswandi total yang dikeluarkan oleh Baznas OKI untuk keperluan zakat mencapai Rp1,4 miliar yang diberikan kepada berbagai macam program penerima.

"BAZNAS sendiri untuk tahun depan berencana menyalurkan zakat ini sebagai stimulan untuk peternak berupa kambing, ayam dan jenis peternak lainnya," jelasnya.

Sementara itu Suhaimi warga Kelurahan Paku yang mendapat bantuan bedah rumah mengucap syukur dan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan pemerintah.

"Alhamdulillah saya mendapat bantuan bedah rumah, pembuatan rumah tersebut sebentar lagi akan segera dibangun," tegas Suhaimi.

Dirinya sangat tertolong dan bisa membantu perekonomian masyarakat, seperti impiannya mempunyai rumah layak huni.

"Program seperti ini sangat membantu rakyat kecil seperti kami, terutama rumah layak huni yang kami inginkan terealisasi juga," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved