Siswi SMP Asal OKI yang Hilang Sepekan Silam Diketahui Ada di Cirebon, Ini Kondisinya

Seorang siswi SMP di OKI yang dilaporkan orangtuanya tak kunjung pulang sudah diketahui keberadaannya, yakni ada di Cirebon.

Editor: Refly Permana
ist
Romlah Mayasari (16) 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Seorang remaja asal Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dikabarkan hilang tanpa jejak.

Romlah Mayasari (16) sudah lebih dari sepekan tak kunjung pulang ke rumah, yakni sejak Rabu (30/10/2019) lalu.

Setelah lebih dari sepekan menghilang, akhirnya kasus hilangnya Romlah menemui titik terang.

Romlah ditemukan di Kabupaten Cirebon oleh petugas kepolisian.

Sebelumnya, orangtua Romlah langsung melaporkan anaknya yang hilang ke Polres Kabupaten OKI, pada Jum'at (1/11/2019).

Kepada Tribunsumsel.com, orangtua Romlah menjelaskan bahwa awalnya Romlah meninggalkan rumah pada saat akan pergi ke sekolah pada pagi hari.

Kala itu Romlah mengenakan segaram sekolah baju muslim warna biru muda, rok warna biru tua, jilbab warna putih, serta sepatu hitam dengan strip putih di tengahnya.

"Kala itu tidak ada gelagat yang mencurigakan dari anakku, karena dia berpakaian rapi layaknya akan pergi ke sekolah sehari-hari.

Jarak dari rumah ke sekolah hanya sekitar 1 kilometer saja, dia sekolah di SMP Negeri 1 Kayuagung," tutur Yamda orangtua dari Romlah, Selasa (5/11/2019).

Lebih lanjut Yamda mengatakan, jika anaknya yang pamit untuk pergi ke sekolah itu hingga malam harinya tak kunjung pulang, sehingga membuat kepanikan semua keluarga.

"Saat kami tunggu hingga malam hari, anak saya kok tidak pulang-pulang, langsung paniklah saya sekeluarga.

Kemudian kami mencoba menelponnya hingga beberapa kali, tetapi nomer tersebut tidak aktif, padahal biasanya anak itu abis sekolah langsung pulang ke rumah," jelasnya.

Selang beberapa waktu, di malam hari itu juga keluarga Romlah mencoba menelpon kembali, tetapi saat mencoba tiba-tiba handphone Romlah tersebut diangkat oleh orang lain yang tidak di kenal.

"Jadi waktu nelpon itu yang ngangkatnya orang tua, suaranya sih ibu-ibu tetapi saat ditanya, dia malah menjawab kalau hp tersebut miliknya,"

"Ibu-ibu itu tidak memberi tahu siapa namanya, namun memberitahu kalau alamatnya berada di Bukit Siguntang Palembang, tepatnya di lokasi Putri Kembang Dadar," ungkapnya.

Ditambahkan Yamda, keesokan harinya pihak keluarga langsung pergi ke Palembang untuk mencari keberadaan ibu-ibu yang mengangkat handphone Romlah, tapi tidak menemukan siapapun, justri nomor telepon Romlah tidak aktif kembali hingga saat ini.

"Kami semua mencari ke alamat hingga ke lokasi pemakaman putri kembang dadar, disana sudah keliling tidak sama sekali menemukan tanda-tanda keberadaan Romlah,"

"Setelah itu saya mencoba menelpon lagi nomer tersebut namun hingga hari ini masih belum aktif, keluarga sudah mulai cemas takut anak yang kami cintai kenapa-napa," bebernya.

Harapan dari Yamda adalah anaknya tersebut dapat segera ditemukan dengan keadaan selamat.

Sepekan lebih berlalu, Dian Eka Wati selaku Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak mengatakan bahwa anak tersebut sudah ditemukan pihak berwajib.

"Setelah saya menanyakan langsung ke petugas Polres OKI yang mencarinya, memang benar Romlah sudah di temukan dan Alhamdulillah selamat," ucapnya saat diwawancarai wartawan Tribunsumsel.com, Sabtu (9/11/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, Romlah sudah temukan kemarin di Cirebon oleh petugas.

"Kemarin ditemukannya romlah di daerah Cirebon," ujarnya.

Tambahnya, setelah Romlah pulang tiba di Kayuagung barulah selanjutnya akan dimintai keterangan atas hal yang sebenarnya terjadi.

"Kita masih menunggu keterangan lengkap dari yang bersangkutan tentang cerita yang sebenarnya," tutupnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved