Waktu Tempuh Jambi–Betung Jadi 2 Jam, Tol Tempino–Ness Resmi Raih Sertifikat Laik Fungsi

Dengan beroperasinya tol ini, waktu tempuh Jambi menuju Betung (Sumsel) dipangkas dari lebih dari empat jam menjadi sekitar dua jam

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Welly Hadinata
Istimewa
SIAP BEROPERASI - Situasi terkini di Tol Betung (Sp. Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 4 (Tempino–Ness), Kamis (28/8/2025) petang. Salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini resmi mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat bintang 5. Foto Dokumentasi Hutama Karya 

SRIPOKU.COM — Proyek Tol Betung (Sp. Sekayu)–Tempino–Jambi Seksi 4 (Tempino–Ness) sepanjang 18,49 kilometer resmi mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat bintang lima.

PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor menyampaikan bahwa predikat tertinggi ini mencerminkan kualitas dan kesiapan infrastruktur tol yang memenuhi standar nasional.

“Ruas Tempino–Ness kami siapkan dengan cermat agar mengakomodir perjalanan yang aman, efisien dan bermakna bagi masyarakat,” ungkap Adjib Al Hakim, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, dalam keterangan tertulis yang diterima Sripoku.com, Jumat (29/8/2025).

Kurangi Waktu Tempuh Secara Signifikan

Dengan beroperasinya tol ini, waktu tempuh Jambi menuju Betung (Sumsel) dipangkas dari lebih dari empat jam menjadi sekitar dua jam.

Sementara dari Bayung Lencir (Sumsel) menuju Sp. Ness (Jambi) hanya memakan waktu sekitar 45 menit, dari sebelumnya hampir tiga jam.

Jalan tol ini juga dinilai strategis karena mampu mengurangi kemacetan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) yang selama ini padat, terutama oleh angkutan batu bara dan logistik.

“Tol ini sangat krusial untuk memperlancar distribusi logistik dan mendorong produktivitas kawasan industri serta sektor sumber daya alam,” tambah Adjib.

Fasilitas Lengkap dan Standar Tinggi

SLFO bintang 5 diberikan setelah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 6–8 Agustus 2025 lalu. Uji meliputi:

  • Pemeriksaan struktur jalan utama
  • Drainase
  • Bahu jalan
  • Kelengkapan rambu keselamatan
  • Evaluasi dokumen administratif sesuai regulasi Kementerian PUPR

Tol ini dibangun dengan dua lajur per arah, lengkap dengan bahu jalan sisi dalam dan luar, drainase modern, on-off ramp, serta rambu dan marka keselamatan.

Fasilitas lain yang tersedia:

  • Penerangan Jalan Umum (PJU)
  • Pos pemantauan
  • Sistem CCTV 24 jam untuk pengawasan lalu lintas dan keamanan pengguna.

Menunggu Keputusan Menteri PU untuk Beroperasi

Meski SLFO sudah dikantongi, tol Tempino–Ness masih menunggu Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penetapan pengoperasian resmi sebelum dapat digunakan oleh masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Jambi dan Sumatera Selatan bisa segera merasakan manfaatnya: perjalanan lebih cepat, aman, dan nyaman,” tutup Adjib.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved