Pembunuhan Surono yang Mayatnya Dikubur di Bawah Mushala Rumah, Harta Warisan Hingga Dendam Asmara
Mayat yang akhirnya diketahui bernama Surono (51) itu akhirnya diangkat oleh aparat kepolisian setelah menggali lantai mushala.
Setelah ayahnya tewas, lanjut Alfian, Bahar pun mengambil uang ayahnya Rp 6 juta dan membawa sepeda motor Honda CBR, yang kemudian dijualnya sebesar Rp 19 juta.
Sementara itu, pada Mei 2019, Busani memilih menikah siri dengan pacarnya JM .
"Kalau JM tidak mengetahui jika korban S sudah meninggal dan dikubur di rumah itu.
Pada Mei 2019, tersangka B (Busani) menikah siri dengan J.
Mereka kemudian tinggal di rumah tersebut, sebelum akhirnya 15 hari sebelum kasus ini terbongkar, B dan J ini sudah berpisah alias tidak memiliki hubungan lagi," katanya.
Ditambahkan Alfian, selama menikah siri dengan JM, Busani menikmati hasil penjualan kopi milik Surono.
Pada Agustus 2019, Busani mendapatkan hasil penjualan kopi sekitar Rp 100 juta.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap, Ini Motif Ibu dan Anak Membunuh Korban yang Jenazahnya Dicor di Bawah Mushala"