Mantan Caleg DPRD Sumsel Ini Minta Prabowo Subianto Turun Tangan, tak Puas Putusan Mahkamah Partai!

Mantan Caleg DPRD Sumsel Ini Minta Prabowo Subianto Turun Tangan, tak Puas Putusan Mahkamah Partai!

Mantan Caleg DPRD Sumsel Ini Minta Prabowo Subianto Turun Tangan, tak Puas Putusan Mahkamah Partai!
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Caleg DPRD Sumsel ustadz H Solehan Ismail menunjukkan surat hasil putusan Mahkamah Partai Gerindra. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

Mantan Caleg DPRD Sumsel Ini Minta Prabowo Subianto Turun Tangan, tak Puas Putusan Mahkamah Partai!

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tak puas dengan putusan Mahkamah Partai dalam menyelesaikan perselisihan perolehan suara pada Pileg lalu, mantan calon anggota DPRD Sumsel dapil VIII (Lubuk Linggau, Mura dan Muratara) dari Gerindra, ustasz H Solehan Ismail meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto turun tangan.

"Keputusan Mahkamah Partai sangat menyakitkan dan sangat zolim terhadap saya, saya akan mengirim surat ke ketum Gerindra, dan kiranya bapak Prabowo bisa turun tangan untuk memverifikasi hasil sidang dewan kehormatan ini. Saya harap ini tidak menimpa dengan kader yang lain," ungkap Solehan Ismail, Rabu (6/11/2019).

Solehan dikenal sebagai penceramah yang suaranya sering menirukan suara penceramah kondang sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ membeberkan permasalahannya sebagai Caleg nomor urut 1 yang seharusnya duduk di DPRD Sumsel massa bakti 2019-2024 dari Gerindra jika melihat hasil rekapitulasi C1 yang dilegalisir.

Katim Heri Gondrong Berikan Tips Terhindar Dari Tindakan Kejahatan

Perjuangkan Kisah Cintanya, Arie Kriting Kirim Surat ke Ibu Indah Permatasari, Ini Isi Suratnya!

Pamer Tubuh Seksi, Penampilan Wulan Guritno Bak Gadis Remaja, Pipi Anaknya Malah Bikin Salfok!

Dalam putusan Majelis Partai pada 9 Oktober yang ditandatangani Ketua Majelis Kehormatan Mutanto Juwono dan Sekretaris Anwar Ende dan baru diterimanya pada 1 November.

Ia akan membalasnya dengan menyurati langsung ke Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Di surat itu dinyatakan, berdasarkan fakta sidang tidak dibuktikan cukup, bahwa Burlian melakukan kecurangan. Padahal bawaslu sudah memberikan rekomdasi, di poin kedua Burlian dinyatakan etap unggul, padahal selama sidang saya tidak dihadirkan. Harapan saya ke Prabowo bisa mengembalikan hasil yang benar," ujarnya.

Deretan Manfaat Tidur Tanpa Bantal Baik untuk Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Timbulnya jerawat

Tameng Palsu Ricky Zainal Terungkap, Foto Ijab Kabul dengan Lola Diara Tersebar, Mommy ASF Korban!

Tanpa Sebab Jelas, Massa Orator di KPK Dorong-dorongan dengan Polisi Hingga Bakar Kerucut Parkir

Namun nyatanya belakangan suaranya kalah dengan rivalnya sesama partai nomor urut 2. Apalagi putusan Mahkamah Partai atay Majelis Partai (MP) Gerindra menolak gugatannya.

Menurut mantan anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019, pihaknya protes atas putusan yang tidak melihat fakta-fakta sebenarnya tersebut, apalagi selama sidang MP tidak dilakukan transparan dan langsung memutuskan hasilnya.

"Saya rasa ada kemungkinan, bukan saya saja yang jadi korban ketidak adilan ini. Saya selaku pendiri partai di Sumsel ingin memperjuangkan hak sebagai kader Gerindra, kalau dibiarkan Gerindra akan rusak, dan tidak boleh didiamkan," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved