Berita OKU Timur

Bupati OKU Timur: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dapat Menangkal Timbulnya Sifat Radikalisme

Menurut Kholid, tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW juga tetap dirayakan masyarakat, baik di desa ataupun di kota di seluruh Indonesia.

Bupati OKU Timur: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dapat Menangkal Timbulnya Sifat Radikalisme
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat memberikan sambutan dalam lomba Hadroh peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Laporan wartwan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan peringatan maulid nabi Muhammad SAW akan tetap dilaksanakan kendati saat ini memasuki era globalisasi dan teknologi informasi yang semakin kuat.

"Antusias masyarakat semakin meningkat dan tidak terpengaruh globalisasi atau era IT yang sangat modern," kata kata Kholid saat memberikan arahan sekaligus membuka festival hardoh di Batumarta unit VI kecamatan Madang Suku III, Minggu (3/11) lalu.

Menurut Kholid, tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW juga tetap dirayakan masyarakat, baik di desa ataupun di kota di seluruh Indonesia.

Maulid Nabi Muhammad SAW kata dia, merupakan media dakwah untuk menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat agar berusaha meniru dan mengikut akhlak Rasulullah.

Kampanyekan Gemar Memakan Ikan, Pemkab Lahat Bantu Bibit Ikan Langsung kepada Masyarakat

Polsus dan Presenter Televisi Juga Mahasiswa Bahasa Ini Terpilih Jadi Bujang Muratara Tahun 2019

Keluarga Sempat Risih, Akhirnya Maklumi Kondisi Katim Hergon Anggota Polisi di Mapolda Sumsel Ini

"Perayaan kelahiran nabi bisa menghindarkan umat dari bahaya radikalisme. Meneladani sikap Rasulullah dapat mencegah diri kita agar tidak terpapar Sifat Radikalisme. Nabi Muhammad SAW itu orang yang ramah, santun dan jauh dari sifat-sifat radikalisme. Untuk itu saya mengajak semua masyarakat untuk benar-benar memahi idiologi negara dan memahami juga ajaran agama," ujarnya.

Dilanjutkan Kholid, meneladani sifat Nabi Muhamad SAW harus dilakukan, dan sebagai bentuk cinta umat muslim kepada Rasullah.

"Kita perlu bersholawat kepadanya," kata Kholid.

Lomba hadroh se-Kecamatan Madang Suku III di ikuti 19 pesera dari Kecamatan Madang Suku III. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved