Sebaiknya Anda Mulai Kurangi Penggunaan 'Earphone', Ini Alasannya
Dalam kehidupan masyarakat urban, tak sulit menemukan orang yang menggunakan earphone saat mendengarkan konten audio di gadget mereka.
SRIPOKU.COM - Dalam kehidupan masyarakat urban, tak sulit menemukan orang yang menggunakan earphone saat mendengarkan konten audio di gadget mereka.
Seperti di transportasi umum, pusat kebugaran, kantor dan sebagainya. Bahkan bukan tidak mungkin Anda merupakan salah satunya.
• Ini Bahayanya Tidur Sambil Dengar Musik Pakai Earphone
• Gara-Gara Earphone , Remaja Ini Alami Kejadian Mengerikan
Tapi tahukah, pemakaian alat tersebut rupanya kurang disarankan, terlebih jika digunakan secara berlebihan.
Penelitian dari organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan, dari 43 juta penduduk usia 12-35 tahun mengalami penurunan pendengaran dan 50 persennya akibat penggunaan earphone dengan volume suara terlalu kencang.
Atas dasar itu, seorang profesor audiologi di Universitas Alberta, Kanada, Bill Hodgetts menyarankan mulai mengurangi menggunakan earphone untuk menimalisir datangnya gangguan pendengaran secara dini.
Namun, bila terpaksa menggunakannya, setidaknya hindari menyetel dengan volume yang tinggi.
“Atur pada level 85 desibel (dB), volume dilevel ini umumnya aman didengarkan selama delapan jam,” ucap dia melansir globalnews, Minggu (26/5/2019).
Dilansir HealthLink BC, suara di atas 85 dB dianggap berbahaya bagi pendengaran.
Sebagai gambaran, untuk suara pada level 80-89 dB sebanding dengan suara lalu lintas atau restoran yang tengah ramai.
Sementara itu, dalam laporan MRC Institute of Hearing Research disebutkan, volume suara musik rata-rata dari penggunaan earphone bisa sebesar 95-105 desibel.
Bill menyadari, sulit mengetahui takaran volume mengingat sebagian besar gadget tidak memberikan informasi kepada pengguna terkait tingkatan dB suara yang sedang didengarkan.
Penggunaan berlebihan juga turut diperingatkan Dokter dari Departemen Telinga, Hidung, dan Tenggorokan, Bedah Kepala Leher RSCM-FKUI Harim Priyono seperti diwartakan Kompas.com Selasa (24/1/2017).
Ia menyarankan untuk meninggalkan kebiasaan menggunakan earphone sampai tertidur.
Pasalnya itu bisa menyebabkan terjadinya kerusakan saraf atau gangguan sensorineural yang tidak bisa diperbaiki alias permanen.
Maka dari itu, mulailah untuk mengurangi penggunaan earphone saat mendengarkan konten audio.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/earphone.jpg)