Kisah 2 Pendaki Asal Jambi Sudah 2 Minggu Hilang di Gunung Dempo Pagaralam, Izin ke Gunung Tujuh
Kisah 2 Pendaki Asal Jambi Sudah 2 Minggu Hilang di Gunung Dempo Pagaralam, Izin ke Gunung Tujuh
SRIPOKU.COM, MUARA BUNGO - Hingga hari ini dua pendaki asal Provinsi Jambi yang pamit hendak mendaki Gunung Dempo, belum ditemukan.
Sudah hampir dua minggu M Fikri Sahdila (17) dan Jumadi (26) hilang kontak.
Pihak keluarga masih berusaha mencari tahu keberadaan dua pendaki Bungo yang diduga hilang di Gunung Dempo Pagaralam tersebut.
M Fikri Sahdila dan Jumadi yang merupakan pendaki asal Muara Bungo ini berangkat ke kota Pagaralam pada Minggu (13/10/2019).
Mereka berangkat mendaki ke Gunung Tujuh, Kerinci, tapi ternyata ke Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan.
H Zul, satu di antara keluarga korban yang Tribunjambi.com wawancarai melalui sambungan telepon mengaku tengah dalam perjalanan ke Jambi, Kamis (24/10/2019).
• Kronologi Siswi Diculik Usai Diperkosa Ditinggalkan dengan Keadaan Compang-camping, Lokasi Indralaya
• Ini Identitas Wanita Publik Figur Diamankan Bersama 2 Pria di Kamar Hotel, Ternyata Putri Pariwisata
• Mengenal 3 Wanita yang Pernah Mengisi Hati Wishnutama,Gista Putri Akur bersama Kedua Mantan Istrinya
Dia tengah berikhtiar agar anaknya, M Fikri Sahdilah (19) segera ditemukan dengan selamat.
Diterangkannya, anaknya berangkat ke Pagaralam bersama temannya, Jumadi (26).
Dia tidak menyangka anaknya mendaki ke Gunung Dempo Pagaralam.
Sebab, ketika memohon izin, Fikri mengaku akan berangkat ke Gunung Tujuh, Kerinci.
"Waktu mau berangkat, dia minta izin ke saya. Katanya, mau berangkat ke Gunung Tujuh. Saya tidak tahu juga, kenapa akhirnya dia berangkat ke Gunung Dempo," kata dia.
H Zul mengatakan, sejak kecil anaknya memang sudah sering mendaki gunung.
Ketika masih duduk di bangku SMP, dia pernah mengajak anaknya untuk mendaki. Dari sanalah, hobi itu terus digeluti putranya.
Dia mengatakan, sejak tidak mendapat kabar tentang Fikri, keluarganya mulai mencari cara untuk menemukan Fikri.
Di rumahnya, beberapa malam terakhir digelar yasinan.
• Ayu Ting Ting Bocorkan Lokasi Pernikahannya, Ivan Gunawan Berikan Jawaban Mengejutkan di Ranjang!
• Rosa Meldianti Skakmat Diejek Ria Ricis, Begini Balasan Songong Ponakan Dewi Perssik, Tantang Musuh!
• Cuma Rp 84 Juta, Inilah Menteri dengan Kekayaan Paling Rendah di Kabinet Jokowi Indonesia Maju!
"Sejak dapat kabar kami hilang kontak kemarin, kami yasinan terus tiap malam. Kami berdoa terus, mudah-mudahan, anak kami dan temannya bisa segera ditemukan dengan selamat," harapnya.
Dia mengatakan, anaknya selalu mohon izin setiap kali hendak mendaki.
Dia pun mengaku mendukung hobi anaknya yang telah menaklukkan beberapa puncak gunung itu.
"Dia baik. Selama ini dia baik. Setiap mau mendaki, dia minta izin," jelasnya.
Selain berdoa, sejumlah keluarga dan karib kerabat juga sudah menyusul ke Pagaralam. Kata H Zul, sedikitnya sudah enam mobil berangkat untuk membantu pencarian.
Ibu Fikri, Hasnah sudah di sana sejak beberapa hari yang lalu. Beliau juga yang membantu melaporkan kerisauannya ke Tim SAR di sana.
Perlu diinformasikan, dua pendaki asal Muara Bungo hilang kontak sejak sekitar sembilan hari yang lalu.
Pendaki asal Muara Bungo ini berangkat ke Pagaralam pada Minggu (13/10/2019) lalu dan berencana mendaki Gunung Dempo setinggi 3159 mdpl.
Dari keterangan keluarga korban, mereka terakhir kali mendapat kabar dari korban pada Selasa (15/10/2019), atau sekitar sembilan hari yang lalu.
Kabar terakhir yang diperoleh dari keluarga korban, keduanya saat itu tengah berada di lereng Gunung Dempo, sebelum naik ke puncak.
• Anang Hermansyah Pasrah Aurel Nikah dengan Orang tak Mampu, Krisdayanti Tantang 3 Syarat Berat Ini!
• Sindiran Hotman Paris Bikin Syahrini Teriak, Masa Lalu Istri Reino Barack Ternyata Diungkit Kembali
Hingga kini, tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pencinta alam, dan masyarakat sekitar masih melakukan pencarian.
Informasi yang Tribunjambi.com peroleh dari Basarnas Palembang, pada pencarian hari ketiga, Kamis (24/10/2019) pagi, tim masih menyisiri jalur pendakian yang dibagi menjadi tiga regu.
Regu 1 dan regu 2 menyisiri jalur melewati Kampung Empat, dan regu 3 menyisiri jalur melewati Tugu Rimau.
Sebelumnya, pada Rabu (23/10/2019), tim gabungan menemukan ceceran barang yang diduga milik korban berupa pakaian dan sandal.
Hari ketiga pencarian, barang-barang berceceran
Memasuki hari ketiga proses pencarian dua korban yang diduga hilang di Gunung Dempo Pagaralam, tim SAR masih melanjutkan pencarian, Kamis (24/10/2019).
Dua korban tersebut adalah M Fikri Sahdila (19) dan Jumadi (26) yang berasal dari Muara Bungo.
Humas Basarnas Palembang, Taufan Tornado saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini tim SAR telah menemukan petunjuk berupa sejumlah barang-barang diduga milik korban yang tercecer.
Barang-barang tersebut berupa sandal dan pakaian yang tercecer di pelataran puncak Gunung Dempo.
Tim SAR Temukan Pakaian & Sandal Korban, Pencarian 2 Pendaki yang Hilang ke Pelataran Gunung Dempo (IST)
"Kemarin (23/10/2019) Tim SAR Gabungan berhasil menemukan beberapa ceceran barang korban yang ditemukan di pelataran puncak Gunung Dempo. Pencarian kembali dilanjutkan hari ini (24/10/19)," katanya, melalui keterangan tertulis.
Kemarin, terang Taufan, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi tim menjadi tiga regu. Pencarian akan dikoordinatori oleh Koordinator Pos Basarnas Pagaralam Alparis ZM.
"Tim 1 dan tim 2 melakukan pencarian diawali dari titik awal pendakian, Kampung 4. Sedangkan tim 3 menyisir dari titik awal pendakian Tugu Rimau," lanjut Taufan.
Selanjutnya, tim akan melakukan penyapuan di area ditemukannya ceceran barang korban di pelataran puncak Gunung Dempo.
"Demikian keterangan sementara yang kami peroleh dari Alparis ZM, Koordintor Pos Basarnas Pagaralam yang bertindak sebagai On Scene Coordinator (OSC)," tutupnya.
Perlu diinformasikan, dua pendaki asal Muara Bungo hilang kontak sejak sekitar beberapa hari yang lalu. Pendaki asal Muara Bungo ini berangkat ke kota Pagaralam pada Minggu (13/10/2019) lalu dan berencana mendaki gunung setinggi 3159 mdpl itu.
Dari keterangan keluarga korban, mereka terakhir kali mendapat kabar dari korban pada Selasa (15/10/2019), atau sekitar sembilan hari yang lalu.
Kabar terakhir yang diperoleh dari keluarga korban, keduanya saat itu tengah berada di lereng Gunung Dempo, sebelum naik ke puncak.
Hingga kini, tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pencinta alam, dan masyarakat sekitar masih melakukan pencarian. (Mareza Sutan A J / Tribunjambi.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Teka-teki Hilangnya 2 Pendaki Jambi, sudah 12 Hari, Pamit ke Gunung Tujuh Berangkatnya Gunung Dempo. Penulis: Mareza