Berita Palembang

Ingin Bantu Teman Dikeroyok, Malah Diteriaki Maling Hingga Jadi Bulan-bulanan Para Pelaku

Niat hati ingin membantu teman yang dikeroyok, namun Sapto Aji (17) dan Ajung Dawata (17), malah diteriaki maling oleh Anggi (24) dan teman-temannya.

Ingin Bantu Teman Dikeroyok, Malah Diteriaki Maling Hingga Jadi Bulan-bulanan Para Pelaku
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Aji dan Ajung saat melapor ke Polresta Palembang, lantaran diteriaki maling, Selasa (22/10). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Niat hati ingin membantu teman yang dikeroyok, namun Sapto Aji (17) dan Ajung Dawata (17), malah diteriaki maling oleh Anggi (24) dan teman-temannya sambil lari meninggalkan sepeda motor milik salah satu temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Pengadilan Tinggi, Lorong Pengadilan V Pulogadung Kecamatan Sukarame Palembang.

Dimana diketahui, kejadian itu terjadi Minggu (20/10), sekitar pukul 00.30 Berawal ketika korban hendak pergi ke kosan temannya di sekitar TKP.

Namun di tengah perjalanan melihat temannya terlibat perkelahian, kemudian korban menolong rekannya tersebut.

“Waktu kami mau menolong, terlapor dan teman-temannya meneriaki kami maling. Mereka lari dan meninggalkan sepeda motornya,”ungkap Sapto Aji, ketika membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, selasa (22/10).

Lanjutnya, korban bersama temannya bubar dan meninggalkan sepeda motor milik Anggi CS di TKP dan menuju kosan teman.

Pada saat berada di kosan, terlapor datang lagi ke TKP dengan membawa rombongan dan senjata tajam lalu mengejar kedua korban sambil berteriak maling.

Petugas Polres OKI Amankan 3 Orang Pembakar Lahan Perusahaan

Empat Bulan Buron Herman di Bekuk Satnarkoba Polres Empat Lawang

Gaji Jaga Malam Tak Cukup Penuhi Kebutuan Ekonomi, Pria ini Nekat Lakukan Pencurian Genset

“Kami dipukul, dibacok oleh mereka, dan barang kami juga dirampas. Untung kami ditolong oleh warga sekitar, sehingga mereka kabur,” katanya.

Atas kejadian itu, Sapto Aji mengalami luka di muka, pipi kanan robek, lutut kanan robek, telapak kaki kiri robek, pergelangan kedua tangan memar.

Selain itu, para pelaku juga membawa kabur satu unit Hp merk Xiomi Note 4X, uang Rp 300 ribu.

Sedangkan korban Ajung Dewata, mengalami luka di kepala, tangan kiri memar, pelipis mata kiri lebam, dan kehilangan satu unit Hp merk Samsung Grand Duos.

Selanjutnya kedua korban melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Sementara, Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri melalui Kanit SPK Ipda Hermanto, membenarkan adanya laporan tentang tindak pidana pengeroyokan tersebut.

“Laporannya sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polresta Palembang,” tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved