Gaji Jaga Malam Tak Cukup Penuhi Kebutuan Ekonomi, Pria ini Nekat Lakukan Pencurian Genset

Gaji Jaga Malam Tak Cukup Penuhi Kebutuan Ekonomi, Pria ini Nekat Lakukan Pencurian Genset

Gaji Jaga Malam Tak Cukup Penuhi Kebutuan Ekonomi, Pria ini  Nekat Lakukan Pencurian Genset
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Unit Ranmor Polresta Palembang, pimpinan Kanit Ranmor Iptu Novel saat menangkap pelaku pencurian genset, beserta barang bukti, selasa (22/10). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Mengaku Gaji sebagai penjaga malam tak cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, Hermanto bin Nanang (39) warga komplek BSA Permai Blok E, Kabupaten Banyuasin nekat mencuri mesin genset dan mesin pompa air di Gudang Proyek BPS Land Citra Grand City Palembang, Rabu (9/10) sekitar pukul 07.30

Sialnya, ketika hendak menjual mesin genset dan mesin pompa air yang dicurinya bersama Mamat (DPO) dan Yayan alias Kodok (DPO), pelaku diamankan tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (21/10) sekitar pukul 22.00 oleh anggota unit Ranmor Polresta Palembang, Pimpinan Kanit Ranmor Iptu Novel,

"Pelaku ini saat diamankan hendak menjual barang curian bersama Mamat dengan menggunakan motor, namun tidak jauh dari TKP dimana pelaku hendak pergi anggota kita menghadang dan berhasil mengamankan pelaku Hermanto," Ungkap kasat Reserse Kriminal Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Ranmor, Iptu Novel, Selasa (22/10).

Baru Ditempati 3 Minggu, Rumah Harry di Pulau Semambu Ogan Ilir Dilalap Kebakaran Lahan

VLOG: Icip-icip Soto Solo dan Sambel Ulek Ala Pelatih Kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi

Pengadaan Rumah Murah Kerap Terkendala Dan Perlu Subsidi Silang , HD Usulkan Pembebasan BPHTB

Sedangkan untuk pelaku Mamat (DPO) berhasil kabur. "Usai menangkap pelaku kita giring untuk melakukan pengembangan dan interogasi terkait dua pelaku lainnya yakni Mamat dan Kodok yang masih DPO," katanya.

Selain pelaku, anggota unit Ranmor Polresta Palembang juga turut mengamankan barang bukti satu unit genset merk hyundai dan dua unit mesin pompa air merk honda.

Tertangkapnya pelaku ini tidak terlepas dari informasi yang didapatkan dari korban Rudianto Hadi Wibowo (35) warga Jalan Let Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang yang melihat kedua pelaku Hermanto dan Mamat yang tidak jauh dari TKP membawa barang bukti dengan mengendarai motor.

"Akibat ulahnya, pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara, sedangkan untuk dua pelaku lainnya sedang kita lakukan pengejaran dengan memintai keterangan dari pelaku Hermanto," bebernya.

Razia dan Penertiban Operasi Zebra 2019 , Satu Kendaraan Anggota Polres Muba Pun Diamankan

Mengenal Kartika Sandra Desi SH, Besok Dilantik Kembali Jadi Wakil Ketua DPRD Sumsel Definitif

Pipa Pertamina Meledak, Kepulan Asap Membumbung Tinggi hingga Ratusan Meter, Lokasi di Tengah Kota

Sedangkan, Pelaku Hermanto mengakui perbuatannya mencuri mesin genset dan mesin pompa air di Gudang Proyek BPS Land Citra Grand City Palembang.

"Ya pak saya melakukan pencurian bersama Mamat (DPO) dan Kodok (DPO) mencurinya dengan cara masuk dari jendela gudang,"katanya.

Lanjutanya, dirinya bersama dua pelaku lainnya sudah tiga kali melakukan pencurian di Gudang Proyek BPS Land Citra Grand City Palembang tersebut. "Saya bersama dua teman saya itu pak sudah tiga kali pak, dan hendak menjual hasil curian bersama Mamat (DPO) saya ditangkap dan Mamat berhasil kabur," ungkapnya.

Menurutnya pencurian ini tidak lain lantaran gaji sebagai penjaga malam tidak mencukupi kebutuhan ekonomi sehingga nekat melakukan pencurian tersebut.

"Benar pak saya terpaksa melakukannya akibat gaji saya tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari pak," ungkapnya.

Untuk hasil penjualan genset sendiri dirinya hanya mendapatkan Rp 100 ribu. "Saya cuma dapat Rp 100 ribu untuk penjualan satu genset pak, sementara sisanya belum sempat di jual," katanya.

Tidak hanya itu, pelaku Hermanto juga mengakui kalau pernah dipenjara pada 2006 dengan kasus penjarahan selama sembilan bulan. (diw).

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved