Berita Ogan Ilir

Baru Ditempati 3 Minggu, Rumah Harry di Pulau Semambu Ogan Ilir Dilalap Kebakaran Lahan

Baru Ditempati 3 Minggu, Rumah Harry di Pulau Semambu Ogan Ilir Dilalap Kebakaran Lahan

Baru Ditempati 3 Minggu, Rumah Harry di Pulau Semambu Ogan Ilir Dilalap Kebakaran Lahan
SRIPOKU.COM/RESHA
Harry (25) warga Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, saat menunjuk rumahnya yang dikepung api. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Rasa sedih mendalam terpancar dalam pandangan Harri (25), saat menyaksikan rumahnya dikepung si jago merah di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (22/10/2019). Wajar saja, ia baru menempati rumahnya tersebut selama 3 minggu.

"Ya Allah, rumah aku," ucapnya lirih.

Kesedihannya beralasan. Selain rumah, bujangan ini juga baru hendak merintis peternakan yang akan dijalankannya di rumah tersebut.

"Ada 10 ayam di sana, ayam kampung. Astaghfirullah, tapi apa boleh buat, nyawa lebih penting," ungkapnya.

Beruntung, helikopter Water Bombing sudah nampak hilir mudik memadamkan api di daerah tersebut. Namun tetap saja, Harry masih belum berani untuk mendekat ke rumahnya yang sudah dikepung api.

"Barang-barang berharga sudah disingkirkan, tinggal sisa-sisanya," jelasnya.

Sementara itu, kebakaran lahan kembali terjadi di Bumi Caram Seguguk. Pantauan di lapangan Jalan Lintas Timur, setidaknya ada 2 titik api yang terlihat.

Antara lain di sisi Jalintim sekitar Km22, dan Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Akibatnya, di titik tersebut diselimuti asap putih yang cukup tebal.

"Asapnya bikin pedih mata, sesak juga," ujar Heni (37), pengendara motor.

Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Ogan Ilir, Jamhuri mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama Satgas Gabungan Karhutlah telah terjun di beberapa kecamatan terjadinya Karhutlah di Ogan Ilir. Antara lain di Rantau Alai, Pemulutan Barat dan Indralaya Utara.

"Sudah kita turunkan personel, beberapa masih berjibaku memadamkan api," ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, kebakaran di desa Talang Pangeran Ilir sudah padam dan hanya menyisakan asap. Diperkirakan lahan yang terbakar di sana seluas 8 hektar. "Petugas yang lain juga sedang bertugas di lapangan, mohon doanya," jelasnya. (mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved