Perempuan Tanah Jahanam, Cewek Palembang Ini Nggak Berani Nonton Sendiri
Perempuan Tanah Jahanam juga sudah tayang di Palembang. Seperti di tempat-tempat lain, film ini disambut dengan antusias, terutama oleh remaja.
Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com, Chairul Nisyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dunia perfilman Indonesia selalu saja mampu menarik para peminatnya.
Berbagai genre atau aliran film pun kini semakin banyak jenisnya, salah satunya film dengan genre horor.
Setiap orang memiliki selera genre film yang berbeda-beda, begitu pula dengan film yang berlatar belakang horor.
Meski dikenal sebagai film yang menakutkan, film horor selalu memiliki penikmatnya sendiri.
Kali ini sripoku.com, akan membahas salah satu film Indonesia terbaru dengan genre horor, yaitu Perempuan Tanah Jahanam.
Dibintangi oleh aktris kenamaan Tara Basro, film ini telah tayang selama dua hari di bioskop-bioskop di wilayah Indonesia.
Perempuan Tanah Jahanam, film horor karya Joko Anwar sudah tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia tepatnya, Kamis (17/10/2019).
Film Perempuan Tanah Jahanam yang ditulis dan di sutradarai oleh Joko Anwar ini berkisah tentang Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) yang bekerja keras bertahan hidup di kota.
Sinopsis Film Perempuan Tanah Jahanam
Maya hidup sendirian tanpa keluarga di Jakarta, ia hanya memiliki Dini, sahabatnya.
Maya dan Dini melakukan berbagai usaha untuk bertahan hidup termasuk membuka bisnis toko busana.
Saat usaha toko busana keduanya membutuhkan modal lebih, Maya mendapat informasi bahwa ia ternyata memiliki harta warisan keluarga di kampung halamannya.
Berbekal informasi tersebut, Maya dan Dini lantas pergi ke desa tempat keluarga Maya tinggal dahulu.
Desa tersebut ternyata berada di tengah hutan.