Ingin Mengudara Lagi, Kemenhub Ajukan Syarat Ini Kepada Garuda dan Sriwijaya Air

Beberapa waktu yang lalu, tiga pesawat Boeing 737 NG milik Garuda dan Sriwijaya Air dilarang untuk mengudara.

Ingin Mengudara Lagi, Kemenhub Ajukan Syarat Ini Kepada Garuda dan Sriwijaya Air
modernairliners.com
Perakitan Boeing 787 Dreamliner di South Carlonia, AS. 

SRIPOKU.COM - Beberapa waktu yang lalu, tiga pesawat Boeing 737 NG milik Garuda dan Sriwijaya Air dilarang untuk mengudara.

Alasannya, terdapat keretakan pada pesawat.

Ada Retakan di Tubuh Pesawat, 1 Pesawat Garuda dan 2 Pesawat Milik Sriwijaya Air Dilarang Terbang

30 Menit Terjebak di Pesawat

Dampak Kabut Asap, 10 Pesawat SMB II Alami Delay, Paling Sebentar Selisih Satu Jam

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Avirianto pernah mengatakan terdapat crack di salah satu dari tiga pesawat B737NG milik Garuda Indonesia yang berumur melebihi 30.000 Flight Cycle Number (FCN).

Crack juga terdapat di dua pesawat B737NG milik Sriwijaya Air dari lima pesawat yang berumur lebih dari 30.000 FCN.

Avirianto menambahkan, pihaknya telah memerintahkan operator penerbangan yang mengoperasikan pesawat B737NG agar segera melakukan instruksi sesuai Airworthiness Directive.

Instruksi tersebut berupa B737NG dengan umur akumulasi lebih dari 30.000 FCN wajib melakukan pemeriksaan tidak lebih dari 7 hari sejak 11 Oktober 2019.

Garuda Indonesia Jual Tiket Umroh Rp12,8-13 Juta, Januari Buka Penerbangan Langsung Palembang-Jeddah

Gara-gara Delay Dua Jam, Seorang Penumpang Garuda Ini Batal Bertemu Klien di Denpasar

Gara-gara Delay Dua Jam, Seorang Penumpang Garuda Ini Batal Bertemu Klien di Denpasar

Lalu, B737NG dengan umur akumulasi lebih dari 22.600 FCN wajib melakukan pemeriksaan tidak lebih dari 1.000 FCN sejak 11 Oktober 2019.

Kemudian akan dilakukan pemeriksaan kembali setiap 3.500 FCN secara berulang.

Lalu, sampai kapan tiga pesawat itu tidak boleh mengudara?

Operasional Sriwijaya Air Kembali Normal

Sriwijaya Air Dikabarkan Bangkrut, Begini Tanggapan Branch Manager Sriwijaya Air Distrik Palembang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pesawat tersebut bisa saja beroperasi lagi. Namun pemerintah kata dia akan menunggu rekomendasi Boeing.

"Sampai kapan di grounded? Sampai nanti ada rekomendasi dari Boeing," ujarnya di Jakarta, Kamis (17/10/2019), seperti yang dikutip dari kompas.com.

Bila Boeing memberikan rekomendasi Boeing 737 NG milik Garuda dan Sriwijaya Air bisa operasi lagi, maka Kemenhub akan memberikan izin terbang.

Ia menuturkan, akibat dilarangan terbangnya 3 pesawat tersebut, maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air mengalami kerugian.

"Ya pasti rugi kan. Tidak beroperasi pasti rugi," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sampai Kapan 3 Pesawat Garuda dan Sriwijaya Air Dilarang Terbang?"

Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved