Berita Palembang

Herman Deru: Kita akan Datangkan Pesawat Hercules Besar untuk Semai 4 Ton Garam di Langit Sumsel

Herman Deru: Kita akan Datangkan Pesawat Hercules untuk Semai 4 Ton Garam di Langit Sumsel

Herman Deru: Kita akan Datangkan Pesawat Hercules Besar untuk Semai 4 Ton Garam di Langit Sumsel
HANDOUT
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menunjukkan pesawat TMC yang akan dioperasikan di Sumsel. 

Herman Deru: Kita akan Datangkan Pesawat Hercules untuk Semai 4 Ton Garam di Langit Sumsel

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diklaim Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan all out.

Salah satunya lewat upaya teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Bahkan untuk memaksimalkan pembentukan hujan buatan tersebut akan dikerahkan pula satu unit pesawat Hercules yang kapasitasnya lebih besar dari pesawat Cassa.

"Kita akan didatangkan pesawat lebih besar yakni jenis herkules dari kantor pusat, guna melakukan penebaran garam sebanyak 4 ton," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru saat di Kantor BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (15/10/2019).

Selama ini, kata Gubernur operasional TMC menggunakan pesawat Cassa untuk menyemai 800 kg garam di langit Sumsel.

"Hampir setiap hari TMC dilakukan bobotnya 80 kg. Dengan pesawat Hercules kita berharap lebih maksimal," katanya.

Pemprov sendiri kata Deru akan melakukan Water Bombing dengan menyiapkan 9 unit helikopter, ditambah dengan 2 unit heli melakukan patroli patauan jalur udara.

"Saya sampaikan kepada masyarakat Sumsel aparat akan selalu siaga siap menerima laporan kondisi lapangan," ujar Deru.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis BPBD Provinsi Sumsel per 15 Oktober terdapat 415 titik sebaran hotspot yang terpantau oleh satelit.

Hotspot paling mendominasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir yakni 247 titik, lalu Musi Banyuasin 52 Titik dan Banyuasin 41 titik. Dilanjutkan Muara Enim 21 titik, Pali 16 titik serta Musi Rawas Utara.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi diwilayah Kabupaten OKI tersebar di 16 desa dengan jumlah 22 titik meliputi daerah Pampangan, Cengal, Sungai Menang, Pedamaran, Tanjung Lubuk, Pampangan, Kayu Agung, Tulung Selapan dan Pangkalan Lapam.

Menurut Herman Deru, Karhutla di kawasan tersebut memberikan kontribusi besar terjadinya kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang.

"Hari ini akan dilakukan pemadaman massal dan membuat sumur bor agar mudah suplai air," katanya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved