Berita PALI

Di Talang Ubi PALI, Seorang Bapak Menggauli Bocah SD Teman Main Anaknya dengan Iming Duit Rp 2 Ribu

Seorang bapak di Talang Ubi PALI gauli bocah SD teman bermain anaknya hingga empat kali dengan iming uang Rp 2 ribu.

Di Talang Ubi PALI, Seorang Bapak Menggauli Bocah SD Teman Main Anaknya dengan Iming Duit Rp 2 Ribu
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Salpani (46) warga Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI diamankan di Polsek Talang Ubi karena mencabuli bocah SD teman bermain anaknya. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Salpani (46) warga Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tega menggauli bocah SD (sekolah dasar) yang tak lain teman main anak kandungya sendiri.

Pria yang kesehariannya sebagai pedagang tersebut menggauli bocah SD sebut saja Bunga (nama samaran) 12 tahun dengan diiming-imingi uang Rp 2 ribu.

Informasi dihimpun, Selasa (15/10/2019) perbuatan tersangka Salpani ini bukan hanya dilakukan satu kali, namun sudah empat kali terjadi.

Mengetahui Bunga menjadi korban pencabulan membuat keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi PALI.

Kapolsek Talang Ubi PALI, Kompol Okto Iwan malalui Kanit Reskrim Ipda M Arafah membenarkan adanya kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Arafah menjelaskan, tersangka sudah diamankan di Mapolsek Talang Ubi pada Minggu (13/10/2019) kemarin.

Kisah Suka Duka Jadi Anggota Satgas BPBD OKI yang Bertugas Memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Di Jalan Raya Muaradua-Danau Ranau Ada TPA Sampah yang Sering Terbakar Menimbulkan Bau tak Sedap

Baca Chat Mesra Istri Hubungan Intim dengan Temannya, Suami Bunuh Istri Depan Anaknya

Kronologi kejadian, dijelaskan Arafah, terjadi pada hari Minggu (6/10/2019) sekira pukul 08.00 WIB saat korban bermain bersama Melati (nama samaran) anak pelaku di rumahnya.

"Saat korban bermain, tiba-tiba pelaku menyuruh anaknya untuk keluar mencari sikat gigi. Saat anaknya keluar itulah pelaku langsung membawa korban kedalam kamar. Kemudian pelaku memberi uang kepada korban sebesar Rp 2 ribu dengan berulang kali," ungkap Arafah, Selasa (15/10/2019).

Atas kejadian tersebut orang tua korban mengetahui kejadian itu dari pengakuan korban dan merasa keberatan lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Talang Ubi yang langsung ditindak lanjuti polisi dengan melakukan penangkapan.

"Pelaku kita kenakan pasal 82 Ayat (1) UU RI No. 17 Th 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukumannya diatas 20 tahun penjara," jelasnya.

Sementara dari pengakuan tersangka Salpani, bahwa perbuatannya telah dilakukannya empat kali. "Aku khilaf pak, aku menyesal," katanya singkat.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved