Berita Palembang

Antisipasi Penyakit TBC atau Tuberkulosis, KOPI-TB Sarankan Perbanyak Ventilasi di Setiap Ruangan

Antisipasi Penyakit TBC atau Tuberkulosis, KOPI-TB Sarankan Perbanyak Ventilasi di Setiap Ruangan

Antisipasi Penyakit TBC atau Tuberkulosis, KOPI-TB Sarankan Perbanyak Ventilasi di Setiap Ruangan
Sripoku.com/Maahasiswa magang
Perbanyak Ventilasi di setiap Ruangan Ternyata Bisa Antisipasi Penyakit TBC atau Tuberkulosis 

Antisipasi Penyakit TBC atau Tuberkulosis, KOPI-TB Sarankan Perbanyak Ventilasi di Setiap Ruangan

PALEMBANG, SRIPOKU.COM -- Dinas Kesehatan Kota Palembang menggelar Workshop lintas sektor untuk mengantisipasi penularan penyakit Tuberkulosis atau sering dibilang TBC.

workshop diikuti oleh beberapa OPD Kota Palembang seperti, Dinas PU, Dinas Pendidikan dan sejumlah Dinas dari Kominfo Kota Palembang, Rabu (09/10) di Balai Kota Palembang.

Dalam Workshop tersebut, Ketua Organisasi Koalisi Profesi Indonesia (KOPI-TB) Kota Palembang dr Ruli Pola Pasaribuan, berharab kepada setiap OPD Kota Palembang agar ikut memberitau kepada masyarakat akan bahaya TBC atau Tuberkulosis yang mudah menular.

Dan dari pemaparannya, Ruli menyarankan perbanyak Ventilasi di setiap ruangan agar terhindar dari kuman Tuberkulosis, tujuan banyaknya ventilasi agar kuman Tuberkulosis akan mudah mati atau keluar dari ruangan.

VIDEO : Link Live Streaming Jerman vs Argentina di Pertandingan Ujicoba Cek di TV Online Mola TV Ini

Cerita Desy Ratnasari Tolak Irwan Mussry Suami Maia Karena Ini dan Ditampar Christine Hakim

Gaji Mulan Jameela Tidak Kalah dari Pimpinan DPR RI Puan Maharani Berikut Ini Selisih Besarannya

"Agar tidak terkena kumannya, syaratnya ialah memiliki ruangan yang baik, ruangan yang terkena matahari secara langsung, atau ventilasinya yang cukup, karena kuman TB itu akan mudah mati karena cahaya matahari, tapi kalau ventilasinya kurang, otomatis cahaya matahari kurang maka kuman TB itu akan menetap disitu, sehingga orang yang masuk ruangan itu akan berisiko tertular Tuberkulosis,"  kata, dr Ruli Pola Pasaribuan sebagai narasumber workshop.

Tuberkulosis menyebar dari satu orang ke orang lain, Jadi dia tidak memerlukan kontak langsung, hanya cukup dalam satu ruangan, dalam jangka waktu yang tertentu kuman TB sudah tertransfer ke orang lain

"Proses penyebaran kumannya itu cukup gampang, dari satu orang penderita TB ke orang lain, misalnya melalui percikkan keluar dari mulutnya pada saat ia berbicara, pada saat dia batuk, pada saat di bersin dan lain sebagainya," Jelasnya.

Dan Ruli menyampaikan langkah paling konkrit untuk mengatasi penyebaran TB itu adalah mencari orang yang sakit ini, lalu diobati sampai sembuh, sehingga dia tidak bisa jalan-jalan menyebarkan kumannya.

Dan Kepala seksi P2P Dinas Kesehatan Kota Palembang Yudi Setiawan berharab setelah workshop ini, masing-masing OPD akan segera membantu dan mengambil peran masing-masing, supaya antisipasi penyakit Tuberkulosis terjalankan.

"Kalau dari dinas kesehatan itu kan mengobati, menemukan, jadi ini karena berbasis lingkungan, kami kira kita harus kerja sama lintas sektor, itulah kenapa kita undang dari Dinas PU, agar bisa menciptakan perumahan syarat sehat bebas dari TB, pencahayaan yang cukup, dan kebersihan rumahnya teratur maksimal, dan dari Dinas Pendidikan, kami ingin mereka menyampaikan ke sekolah-sekolah akan bahaya Tb, serta Dinas kominfo bisa menginformasikan ke masyarakat secara luas," harapnya. (Mahasiswa magang)

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved