Tergiur Gaji Tinggi, 6 Warga PALI Batal Berangkat Jadi TKW ke Taiwan, Terlantar 3 Bulan di Jakarta

Tergiur Gaji Tinggi, 6 Warga PALI Batal Berangkat Jadi TKW ke Taiwan, Terlantar 3 Bulan di Jakarta

Tergiur Gaji Tinggi, 6 Warga PALI Batal Berangkat Jadi TKW ke Taiwan, Terlantar 3 Bulan di Jakarta
IST
Kepala Disnakertrans PALI, Usmandani menemui ke 6 warga PALI yang batal berangkat ke Taiwan menjadi TKW 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan P

SRIPOKU.COM, PALI -- Tergiur dengan iming-iming diberi upah tinggi, enam (6) warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) batal berangkat ke negara Taiwan sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Batalnya keberangkatan Ke 6 warga Bumi Serapat Serasan ini lantaran diduga telah tertipu salah satu Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) dari Kemenaker RI.

Sehingga, nasib mereka terkatung-katung tak jelas menunggu keberangkatan selama tiga bulan di Jakarta.

Leny, salah satu warga PALI yang terlantar di Jakarta menceritakan dirinya dan teman-temannya awalnya tergiur gaji besar yang dijanjikan sponsor yang menawarkan untuk bekerja di Taiwan.

"Kami dijanjikan gaji Rp 9 juta setiap bulan, rupanya sampai di PT, gaji itu bakal dipotong setiap bulannya," ungkap Leny, Selasa.

Untuk mempercepat keberangkatan, ke 6 warga PALI diminta mengurus kepindahan KTP dari PALI ke Provinsi Lampung.

"Selama tiga bulan, kami bolak balik ke Lampung-Jakarta untuk mengurus Paspor, tetapi hingga saat ini paspor belum kunjung selesai," katanya.

Merasa tertipu, Leny kemudian menghubungi keluarganya di PALI tanpa sepengetahuan pihak perusahaan dan ia bersama rekannya diberikan kontak salah satu perwakilan DPP KSPSI, Subiyanto.

"Lalu kami hubungi pak Subiyanto dan kami ceritakan nasib kami ke beliau sampai akhirnya Kemenaker lakukan Sidak ke PT dan mengamankan kami," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved