Kisah Inspirasi Ibu Asal Lombok, Mantan Suami Kembali Nafkahi Anak, Baca Sholawat Urusan Dipermudah
Kisah Inspirasi Ibu Asal Lombok, Mantan Suami Kembali Nafkahi Anak, Baca Sholawat Urusan Dipermudah
Penulis: Tria Agustina | Editor: Shafira Rianiesti Noor
Dan saya single parent tanpa ada pekerjaan yang pasti dengan penghasilan yang tidak pasti setiap bulan saya hanya jualan online, cuma itu usaha saya.
Apapun kebutuhan orang saya mengusahakan menyaiapkan apapun pesanan-pesanan ya dari situlah dari anak saya kuliah.
Mantan suami saya dulu orang jauh dari Lampung ya begitu saya harus sendiri saat anak saya butuh sekolah atau apa saya harus lakukan sendiri, usahakan sendiri.
Tapi itulah keajaiban-keajaiban yang saya dapat dengan mudah walaupun penghasilan tanpa kepastian tapi selalu dimudahkan pada saat saya butuhkan.
Saya itu dari anak saya yang kuliah waktu itu sebenarnya minta sama bapaknya untuk dia yang kuliahin.
Tapi bapaknya tidak mau kalau dia kuliah di Lombok, kalau kuliah di Lampung baru dia membiayain.
• Kisah Nyata Ibu Asal Malaysia, Rasakan 4 Keajaiban Dahsyat Berkat Sholawat, Setiap Urusan Dipermudah
• Kisah Nyata Wanita Pebisnis yang Kini Sukses Setelah Baca Sholawat Ini, Terima Banyak Kemudahan
• Gie Film Berkisah Aktivis Mahasiswa : Lebih Baik diasingkan Daripada Menyerah pada Kemunafikan
Jadi saya bertekad tanpa modal apapun, cuman ya Tuhan itu Maha Mengetahui, Maha Tahu, Adil, saya bismillah terlaksana.
Dank akhir-akhir ini saya sering ngamalin sholawat ya, hampir setahun ini bapaknya hilang tanpa kabar sampai hari raya, bahkan tidak kabarin anaknya.
Tidak beri kabar, apalagi ditelpon dia tidak angkat sudah setahun dan disini waktu anaknya mondok kan dia yang sanggupin untuk biaya.
Lepas dan sekarang menjadi tanggung jawab saya, ya Allah beratnya, anak-anak kuliah, mondok, belum lagi yang SMA, belum lagi yang kecil, belum kebutuhan sehari-hari, belum yang mendadak, belum waktu sakit, belum semuanya, belum untuk diri saya.
Akhirnya ya saya bismillah juga, saya sholawat, saya istiqomah untuk ibadah saya lebih.
Hari-hari saya kalo tidak ada apa ya saya sama Tuhan, saya lakukan, saya coba lakukan yang lebih baik.
Setiap hari saya sholawat, sholat malem, dhuha apapun istilahnya kebutuhan saya saat anak saya butuh, saat keperluannya ada aja rejeki, ada saja Tuhan kasih jalan.
Dan sampe sekarang pun saya itu masih saya meminta walau saya kembalikan bapaknya atau apa.
Dan akhir- akhir ini saya tuh kaget, kalau feeling sih bapaknya itu tidak akan pernah lagi dateng melihat anaknya, karena ya istrinya yang sekarang itu kan benar-benar dia itu tidak dikasih untuk melihat masa lalunya lagi atau berhubungan dengan masa lalu.