Berita Palembang

Terkait Kematian Hermansyah dengan Kaki Kirinya Putus, Penyidik Polsek SU I Periksa Dua Orang

Dua dari empat orang terkait kasus kematian Hermansyah (36), warga Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan SU I Palembang diperiksa polisi.

Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Polsek SU I memeriksa dua orang terkait atas meninggal korban Hermansyah‎, Kamis (26/9). 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Dua dari empat orang terkait kasus kematian Hermansyah (36), warga Jalan Aiptu A Wahab Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan SU I Palembang, dengan kaki kiri putus, lengan kanan robek, tangan kiri nyaris putus, dan luka robek di kepala kini menjalani pemeriksaan di Polsek SU I Palembang.

Keempat tersangka dimaksud, MW (16), Riko Apriansyah (22), dan M Raden (20), ketiganya warga Lorong Majapahit Kelurahan Tuan Kentang, serta Zan Kurniawan (31), warga Jalan Ki Kemas Rindo Lorong Puskesmas Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang.

MW dan Zan Kurniawan, telah diamankan di Polsek SU I Palembang, guna menjalani pemeriksaan. Sedangkan Riko Apriansyah dan M Raden, masih mendapatkan perawatan di RS Bari Palembang.

Ketika dikonfirmasi Kapolsek SU I Kompol Mayestika, melalui Kanit Reskrim, Iptu Irwan Sidik, membenarkan pihaknya telah mengamankan dua dari empat orang terkait kematian Hermansyah, yang terjadi Senin (23/09), sekitar pukul 20.00, di Jalan Majapahit Lorong Majapahit 8 Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan SU I Palembang.

“ya bener, dua orang sudah kita amankan dan masih dilakukan pemeriksaan. Dua orang lain masih dirawat di RS Bari, dan dalam penjagaan kita,” ungkapnya, Kamis (26/09).

Lanjut Irwan Sidik, sejauh ini pihaknya belum menetapkan adanya tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan korban Hermasyah tersebut.

“Belum ditetapkan tersangka, masih ditahan di BAP. Karena dua orang lagi masih menjalani perawatan di RS Bari Palembang,” katanya.

Sedangkan, menurut pengakuan MW, saat kejadian korban Hermansyah mendatangi rumahnya dengan membawa samurai dan langsung membacok teras rumahnya.

Sertifikat Tanah Belum Diurus Padahal Biaya sudah Diberikan, Hendra Polisikan Staf Notaris

BREAKING NEWS - Pasca Demo Presiden Mahasiswa Unsri Hampir Di Culik Orang Tak Dikenal

BREAKING NEWS: Bayi 14 Bulan di OKU Selatan Nyaris Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Sekujur Tubuh Membiru

“Jujur saya tidak tahu masalahnya pak, tiba-tiba dia datang bawak samurai. Dan langsung marah-marah langsung ngapak rumah aku," ungkapnya.

Tak lama kemudian, sambungnya, RA datang dan dibacok oleh Hermasnyah, hingga mengalami luka di tangan kiri.

Disaat bersamaan datang juga Zan Kurniawan yang hendak melerai, namun dibacok juga oleh korban dan luka di tangan kanan.

“saya langsung deketi pak, tapi dia ngapak juga, keno di kepala," ungkapnya.

Kemudian datang, M Raden dan keributan tak terhindarkan.

Akibatnya, korban mendapat beberapa luka bacokan hingga kaki kirinya putus. Korban tewas dalam perjalanan ke RS Bari Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved