Sidang Vonis Prada DP

Divonis Seumur Hidup, Prada DP akan Dipenjara Sampai yang Bersangkutan Meninggal Dunia di Penjara

Ka Otmil I-05/PLG, Kolonel Chk Mukolid SH MH: Terpidana Prada DP akan Dipenjara Sampai Meninggal di Penjara

Facebook
Almarhumah Vera Oktaria dan Prada DP. Divonis Seumur Hidup, Prada DP akan Dipenjara Sampai yang Bersangkutan Meninggal Dunia di Penjara 

Ka Otmil I-05/PLG, Kolonel Chk Mukolid SH MH: Terpidana Prada DP akan Dipenjara Sampai Meninggal di Penjara

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Majelis hakim Pengadilan Militer I-04 Palembang memvonis Prada DP hukuman seumur hidup pada sidang vonis yang digelar Kamis (26/9/2019).

Vonis ini sesuai dengan tuntutan pada sidang sebelumnya.

Pada sidang sebelumnya oditur militer menuntut Prada DP dengan hukuman penjara seumur hidup.

Tuntutan itu diajukan karena Prada DP terbukti secara sah melakukan pembunuhan berencana pada korban Vera Oktaria.

Setelah sidang vonis Ka Otmil I-05/PLG, Kolonel Chk Mukolid SH MH, mengatakan apa yang diputuskan oleh majelis hakim sesuai dengan apa yang oditur tuntutkan.

Dia juga menjelaskan terkait hukuman pidana seumur hidup.

Prada DP Sidang Putusan Vonis, Kamis (26/09/2019).
Prada DP Sidang Putusan Vonis, Kamis (26/09/2019). (SRIPOKU.COM/Syahrul Hidayat)

Video: Prada DP Lolos Vonis Hukuman Mati, Majelis Hakim Jatuhkan Vonis Penjara Seumur Hidup

Prada DP Divonis Seumur Hidup, Ibu Vera Oktaria Mengaku Puas, Kakak Vera tak Kuasa Menahan Air Mata

"Terpidana akan dipenjara sampai yang bersangkutan meninggal di penjara. Hal tersebut diatur dalam pasal 12," ucap Kolonel Chk Mukolid SH MH.

Adapun hak terdakwa yang dibacakan oleh majelis hakim di antaranya:

1.Terdakwa diperbolehkan mempelajari keputusan Majelis Hakim selama 1 minggu.

2.Terdakwa diperbolehkan mengajukan banding.

3. Terdakwa diperbolehkan apabila menerima keputusan majelis hakim dipenjara seumur hidup terdakwa boleh mengajukan grasi.

Melalui kuasa hukumnya, pihak Prada DP mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu keputusan majelis hakim tersebut.

"Itu hak dia kalau mau banding. Harapan kita masih sama, hukuman mati. Kalau tidak penjara seumur hidup," ujar Suhartini.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved