Berita Ogan Ilir

Dikepung Polisi, Tersangka Pembakar Lahan di Ogan Ilir Ini Sembunyi di Rawa-rawa

Dikepung Polisi, Tersangka Pembakar Lahan di Ogan Ilir Ini Sembunyi di Rawa-rawa

Dikepung Polisi, Tersangka Pembakar Lahan di Ogan Ilir Ini Sembunyi di Rawa-rawa
SRIPOKU.COM/RESHA
Tersangka Edi Noviarman (kiri, duduk) saat diinterograsi oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazali Ahmad 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

Dikepung Polisi, Tersangka Pembakar Lahan di Ogan Ilir Ini Sembunyi di Rawa-rawa

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Edi Noviarman (54) hanya bisa tertunduk seribu bahasa saat ungkap kasus di Polres Ogan Ilir, Senin (23/9/2019). Ia diamankan karena diduga hendak membuka lahan dengan cara dibakar.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awalnya Edi mengumpulkan ranting kering dan daun kering yang ada di sekitar tanahnya, di Lingkungan IV Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Daun dan ranting tersebut, kemudian dibakarnya di lahannya sendiri.

"Daun dan ranting itu ku kumpulkan dengqn cara ditebang dengan parang," ujarnya saat diinterograsi.

Sayang, api merambat dan membesar hingga menghabiskan lahannya. Tak tanggung, lebih daei 3 hektar tanahnya ludes dilalap si jago merah.

Sontak ia panik, dan mencoba memadamkan api dengan handuk berwarna ungu yang saat ini diamankan sebagai barang bukti. Sayang, api terus saja berkobar hingga petugas Kepolisian yang tengah berpatroli datang menghampiri.

BREAKING NEWS : Hujan Deras Disertai Suara Petir Turun di Tanjung Lago Banyuasin dan Sekitarnya

Jadi Korban Jambret, Wanita di Palembang Ini Nekat Kejar Pelaku dan Bikin Pelakunya tak Berkutik

Pelaku : Saya Bakar Lahan Bekas Padi untuk Tanam Timun, Polda Sumsel Pamer Tersangka Kasus Karhutla

Gubernur Sumsel Herman Deru Lawatan Ke Malaysia, Hujan Deras Turun di Tanjung Lago Banyuasin

Melihat petugas, ia sempat lari dari kejaran. Edi lari tunggang langgang, lantaran anggota Kepolisian itu memberi tembakan peringatan ke atas, sampai ia menceburkan diri ke rawa-rawa.

Beruntung, ia berhasil ditangkap oleh petugas dan digelandang ke Polres Ogan Ilir. Ia pun diamankan berikut barang bukti berupa parang sepanjang 80 cm bergagang plastik warna hijau, korek api berwarna biru serta satu buah handuk berwarna ungu.

"Tersangka kita jerat pasal 108 junto 69 dan UU RI Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta ada juga pasal 187 dan 188 KUHP. Dimana tindak pidana maksimal 10 tahun dan denda Rp3-5 Miliar," ujar Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad didampingi Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Malik Fahrin.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved