Inilah 15 Tempat Wisata di Malang dan Kota Batu, Pas buat Keluarga
Berwisata ke Jawa Timur, sayang bila kamu melewatkan Kota Malang. Pasalnya, kota ini punya segudang pesona wisata untuk mengisi waku liburmu.
Taman dinosaurus menyediakan tujuh atraksi utama, yakni Jelajah 5 Zaman, Kerangka Dino, The Rimba, Ice Age, Life With Dino, Jembatan Akar, dan Active Fun House. Di atraksi ini, kamu bisa mempelajari segala hal tentang dinosaurus sambil belajar.
Taman ini beralamat lengkap di Jl. Raya Ir. Soekarno No.144, Beji, Junrejo, Kota Batu dan buka dari jam 11.00–22.00 WIB.
Harga masuk ke taman dinosaurus dan museum lilin sama, kamu akan terkena biaya Rp75.000 dihari Senin- Jumat dan Rp100.000 dihari Sabtu-Minggu. Sedangkan untuk masuk ke museum musik, kamu akan terkena biaya Rp37.000 dihari Senin- Jumat dan Rp50.000.

Warga Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang menggelar bersih desa di Candi Badut, Minggu (22/7/2018). Ritual adat bersih desa itu dilaksanakan setiap tahun sekali, yakni pada Senin Wegi, Bulan Selo menurut penanggalan Jawa, sebagai ekspresi rasa syukur warga atas nikmat yang didapatnya. (KOMPAS.com/ANDI HARTIK)
9. Candi Badut
Menjadi salah satu pilihan wisata sejatah di Malang. Candi Badut berada di perbatasan Kota dan Kabupaten Malang, tepatnya di Dusun Badut, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Kamu bisa melihat candi yang diyakini dibangun pada masa Raja Gajayana yang memimpin Kerajaan Kanjuruhan pada Tahun 682 Saka atau 760 Masehi. Selain itu, kamu bisa menjelajah area candi dengan berjalan kaki.
Pada hari Senin-Jumat harga tiket masuk Candi Badut adalah Rp10.000. Sementara hari Sabtu-Minggu, harga tiket masuk Candi Badut adalah Rp10,000. Candi ini buka dari jam 08.00 – 15.00.
10. Permandian Kalireco
Setelah berjalan-jalan seharian, bermain air menjadi solusi terbaik. Kamu bisa datang ke Permandian Kalireco untuk bermain air.
Kamu akan disambut sebuah kolam sumber mata air jernih melimpah. Beberapa aliran air kolam berupa pancuran terlihat mengisi kolam dengan tebing berlumut, menjadi bukti kealamian kolam ini.
Permandian ini terletak di Waras 2 No.97, Kalirejo, Lawang, Malang. Wisata pemandian ini buka antara jam 06.00 hingga 18.00 WIB. Kamu tidak akan terkena biaya saat masuk ke permandian ini, tapi tempat ini belum memiliki fasilitas yang memadai.
11. Perkebunan Teh Wonosari
Merupakan salah satu agrowisata yang terkenal di Malang. Perkebunan ini menyajikan hamparan kebu teh dengan suasana sejuk yang menyegarkan. Dari lokasi wisata ini kamu bisa melihat Gunung Arjuna yang menjulang tinggi.
Disini kamu bisa mempelajari tentang teh, mulai dari penanaman hingga proses pengemasan . Selain itu, ada juga wahana yang bisa kamu nikmati seperti, flying fox, panitball,panjat dinding, sampai bersepeda.
Perkebunan ini berada di lereng Gunung Arjuna, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Wisata ini dibuka dari Jam 07.00 - 17.00 WIB. Tiket masuk wisata ini dipatok Rp 8.000 per orang dihari Senin-Sabtu, sedangkan hari Minggu dan libur nasional, tiket dipatok Rp 12.000 per orang.
12. Hawai Waterpark
Menjadi salah satu pilihan wisata air di Malang. Kamu dapat menikmati bermain air lengkap dengan beraneka macam wahana, ada kolam air arus, seluncuran air, kolam ombak dan masih banyak lagi.
Lelah bermain air? Disini juga disediakan gazebo yang bisa kamu sewa untuk bersantai dengan harga Rp 60.000-Rp 120.000.
Berlokasi di Jalan Graha Kencana Raya, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, wisata air ini dibuka dari 10.00-16.00. Tiket masuknya Rp75.000 di hari Senin-Jumat dan Rp 100.000 di Sabtu-Minggu.
13. Mata Air Sumber Sira
Air yang jernih dan bebatuan yang indah, menjadi daya tarik wisata alami ini. Kamu bisa menikmati berenang di mata air ditemani dengan panorama alami dari alam. Ganggang hijau yang alami membuat warna dari mata air ini hijau kebiruan.
Mata air ini berlokasi di Desa Patukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Kamu tidak akan dikenai biaya saat mengunjungi tempat ini.
14. Ijen Boulevard
Ijen Boulevard atau Jalan Raya Ijen dikenal sebagai kawasan kota mandiri pada saat pemerintahan Kolonial Belanda. Di kawasan itu, kamu bisa menjelajah komplek perumahan khas Belanda.
Di sana, kamu bisa melihat rumah-rumah dengan gaya arsitektur yang klasik. Kamu juga bisa mampir ke Gereja Ijen yang menjadi tempat ibadah penghuni kawasan tersebut.
15. Klenteng Eng An Kiong
Untuk menuju Kelenteng Eng An Kiong, kamu bisa menuju Jalan Laksamana Martadinata. Berdiri sejak tahun 1825, kelenteng tersebut merupakan kelenteng tertua di Malang.
Kamu bisa melihat arsitektur kelenteng yang didominasi warna merah serta menyesap suasana di sana.
Penulis: Albert Supargo
Like Facebook Sriwijaya Post Ya...
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://travel.kompas.com/ dengan Judul:
15 Tempat Wisata di Malang dan Batu, Cocok untuk Keluarga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pacaran8-sepasang-wisatawan-spot-flower-hill.jpg)