Berita Palembang

Dipepet Lalu Ditendang dan Ditodong dengan Sajam, 6 Pelaku Begal di Palembang Rampas Motor Wahyu

"Saya tidak bisa berkutik lagi pak karena ditodongkan sajam jenis pisau ke perut saya pak, dan motor saya diambil oleh pelaku," katanya.

Dipepet Lalu Ditendang dan Ditodong dengan Sajam, 6 Pelaku Begal di Palembang Rampas Motor Wahyu
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Wahyu ketika melapor ke Polresta Palembang, menjadi korban pelaku begal, Senin (16/9) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Bimasakti Wahyu Wibawa (19) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang dengan raut wajah trauma telah menjadi korban pembegalan yang dialaminya saat hendak pulang ke rumah.

Dimana warga jalan Residen Abdul Rozak Lorong Madiun Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang itu pun merelakan sepeda motor BeAT dengan nopol BG 5515 ACK berwarna hitam yang ditunggangi dirampas pelaku yang berjumlah enam orang.

Aksi kawanan begal sadis itu terjadi di Jalan Mayor Ruslan Palembang dekat Universitas IBA dekat kolam retensi, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT III Palembang pada Senin (16/9) sekitar pukul 04.00.

"Waktu itu saya habis kerja dan hendak pulang ke rumah dengan melewati Tempat Kejadian Perkara (TKP)," katanya.

Sesampainya di TKP pelapor dipepet oleh kawanan begal yang berjumlah enam orang."Saya dipepetnya pak, kemudian salah satu terlapor mematikan mesin motor saya dan satunya lagi menendang motor saya hingga terjatuh," katanya.

Cerita Unik pada Pilkades Serentak di Kabupaten OKI, Ada 3 Desa Calonnya Petahana dan Istri

BREAKING NEWS : Innova dan Avanza Adu Kambing di Jalan Tol Kapal Betung, Satu Korban Tewas di TKP

Kisah Mbah Kasbi, Kakek Usia 98 Tahun, Lumpuh dan Ditinggal Pergi 4 Anaknya hingga tak Mandi 9 Bulan

Saat terjatuh pelapor lantas ditodong dengan Sajam atau senjata tajam jenis pisau ke bagian perut.

"Saya tidak bisa berkutik lagi pak karena ditodong dengan sajam jenis pisau ke perut saya pak, dan motor saya diambil oleh pelaku," katanya kembali.

Usai kejadian pelapor masih mengalami trauma akibat menjadi korban pembegalan.

"Tapi saya sangat bersyukur pak, karena tidak diapa-apakan oleh mereka. Pasalnya saya sangat takut sekali pak, sebab beberapa hari terakhir saya lihat di koran kalau kawanan begal melukai korbannya pak," bebernya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polresta Palembang Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan terkait dengan pembegalan yang mengakibatkan korbannya mengalami trauma serta kerugian mencapai Rp 7 juta.

"Laporan sudah kita terima dan kita juga sudah melakukan olah TKP, selanjutnya laporan ini akan kita serahkan ke unit Reskrim untuk ditindaklanjuti. Bagi pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama sembilan tahun," tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved