Berita Palembang

MUI Kota Palembang Sarankan Puasa Tiga Hari Sebelum Melaksanakan Sholat Istisqo

Gubernur Sumatera Selatan telah menginstruksikan jajarannya mempersiapkan kembali gelaran sholat Istisqo serentak di 17 Kabupaten/kota.

MUI Kota Palembang Sarankan Puasa Tiga Hari Sebelum Melaksanakan Sholat Istisqo
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Ketua MUI Kota Palembang, Drs HM Saim Marhadan 

Laporan wartawan sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan telah menginstruksikan jajarannya mempersiapkan kembali gelaran sholat Istisqo serentak di 17 Kabupaten/kota.

Harapannya dengan munajat yang disampaikan pada sang pencipta, hujan dapat membasahi Bumi Sriwijaya.

Namun, dijelaskan Ketua MUI Kota Palembang, Saim Marhadan sesuai ajaran Rasulullah Saw saat beliau meminta hujan sebelum melaksanakan salat istisqa dianjurkan kepada semua jamaah untuk memperbanyak istighfar atau memohon ampunan kepada Allah Swt atas segala dosa yang dilakukan semasa lampau.

Karena dosa-dosa setiap hamba dapat menjauhkan hambanya dari Rahmat Allah SWT sama seperti dijauhkan dari hujan.

"Selain itu memang disarankan untuk berpuasa selama tiga hari. Oleh karenanya, sebaiknya pelaksanaan sholat mesti dijadwalkan tidak bisa mendadak agar sebelumnya bisa berpuasa," ujarnya, Jumat (13/9/2019).

Dua Unit Rumah dan Satu Unit Mobil Hangus Terbakar di Batu Lintang

BREAKING NEWS: Seorang Driver Gojek Tewas Mengenaskan akibat Motornya Tabrakan dengan Dump Truck

Waktu Kecil Jualan Spidol di Taman Ria Sriwijaya Palembang, Kenangan Bupati OI dan Irjen Pol Firli

Sementara, PLT Karo Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sumatera Selatan, Iqbal Ali Syahbana mengatakan, setelah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan para ulama dan Kemenag Provinsi Sumsel diharapkan sebelum pelaksanaan sholat istisqo dilakukan ada baiknya dilakukan puasa selama tiga hari.

"Untuk lebih afdol sholat istisqo maka disunahkan untuk berpuasa tiga hari. Rencananya sholat bersama dilakukan di Griya Agung, Rabu (18/9/2019) pekan depan," jelasnya.

Shalat istisqo ini dilakukan dengan harapan setelah kemarau panjang yang menyebabkan kebakaran hutan, juga keringnya lahan pertanian.

"Semoga setelah ini hujan bisa kita rasakan lagi," ujarnya.(cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved