Trans Musi Ubah Rute KM12-Pasar 16, Penumpang Keluhkan Jauhnya Jarak Tempuh

Warga Palembang mengeluhkan perubahan rute bus Trans Musi (TM), khususnya rute KM-12 menuju Ampera dan sebaliknya.

Trans Musi Ubah Rute KM12-Pasar 16, Penumpang Keluhkan Jauhnya Jarak Tempuh
Sripoku.com/dok
Bus trans musi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Warga Palembang mengeluhkan perubahan rute bus Trans Musi (TM), khususnya rute KM-12 menuju Ampera dan sebaliknya.

Perubahan rute ini sudah 15 hari terakhir diterapkan. Namun fakta di lapangan, menyebabkan pengguna TM menjadi repot, sebab waktu tempuh jadi panjang. Belum lagi harus beberapa kali transit dan pindah transportasi lain.

Iin, salah seorang penumpang TM mengungkapkan kekecewaannya. Ia biasanya menggunakan bus TM dari Plaju menuju KM 12 dengan sekali transit di Monpera. Namun sejak perubahan rute ini, ia harus transit berkali kali dan harus pindah menggunakan LRT di Stasiun Cinde, kemudian ke tujuan masing masing.

Video: Simpan Sabu-Sabu di Dalam Bohlam Lampu Ruangan Tamu Rumahnya Ibrahim Terancam 6 Tahun Penjara

Cerita si Janda Muda Jadi Pelakor yang Nekat Aniaya Istri Sah Pria Selingkuhannya, Ini Kronologinya!

Rumah Terbakar Saat Sedang Tidur Lelap, Seorang Remaja di Lahat Nyaris Tewas Terpanggang

"Ribet muter muter ujung ujungnya jarak tempuh jadi lama dan telat datang ke tempat kerja," kata dia, Rabu (11/9) saat ditemui di lokasi. Warga lainnya Reni mengungkapkan tidak ada lagi bus TM dari Jakabaring yang akan menuju ke Seberang Ilir. Sehingga dirinya terpaksa menggunakan LRT untuk menuju ke arah Seberang Ilir.

"Biasanya masih ada TM dari arah Jakabaring, sekarang sudah beberapa Minggu ini tak ada lagi," kata dia.

Menurut dia, dari KM-12 penumpang diturunkan ke halte Simpang Polda, kemudian transit menggunakan bus TM, kemudian dialihkan menggunakan LRT untuk menuju Pasar 16 Ilir Palembang. "Muter-muter dulu kalau dari KM 12 ke Pasar 16 Ilir," kata dia.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Operasional PT SP2J Antoni Rais mengatakan, penerapan koneksi Trans Musi dan LRT baru ujicoba selama sebulan kedepan. Menurut dia, hanya satu rute yang mengalami perubahan yakni KM 12 Pasar 16 Ilir.
Antoni mengatakan, jika kebijakan ini sudah diterapkan selama sebulan maka akan dilakukan evaluasi. Apakah nantinya dengan adanya peralihan ini menyebabkan penumpang LRT meningkat atau tidak. "Jadi setelah uji coba ini akan dievaluasi lagi," katanya.

Menurut dia, harga tiket tetap Rp 5 ribu. Belum ada perubahan atau kenaikan harga tiket. "Tarif tetap semula tak ada perubahan," kata dia. Pihaknya sudah banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat mengenai kebijakan terbaru ini. Keluhan ini kata dia, akan menjadi masukan untuk pihaknya melakukan evaluasi. (axl)

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved