Seorang Pria Tewas Setelah Minum Obat Kuat, Ini yang Perlu Anda Tahu

Penyebab kematian diduga akibat serangan jantung setelah meminum obat kuat. Seorang pria ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Jalan KL Yos Sudarso

Seorang Pria Tewas Setelah Minum Obat Kuat, Ini yang Perlu Anda Tahu
istimewa
Ilustrasi - Penyebab kematian diduga akibat serangan jantung setelah meminum obat kuat. Seorang pria ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan, Sumatera Utara, Minggu (8/9/2019). 

SRIPOKU.COM - Penyebab kematian diduga akibat serangan jantung setelah meminum obat kuat. Seorang pria ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan, Sumatera Utara, Minggu (8/9/2019). 

Namun, benarkah pengaruh obat kuat bisa sangat mematikan?

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Dr Tuko Srimulyo SpJP mengatakan, obat kuat umumnya berbahan dasar tanaman obat.

Inilah Daftar Produk Herbal Berbahaya Dilarang Edar BPOM, Mulai Pelangsing Hingga Obat Kuat Lelaki

Tamu Hotel Berbintang Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bungkusan Permen Obat Kuat Stamina

Namun perlu diingat, obat kuat ada yang boleh dikonsumsi dan ada yang tidak boleh dikonsumsi.

Beberapa produk obat kuat yang telah melewati penelitian berstandar, memiliki efek kerja yang jelas.

"Namun ada juga yang tidak jelas cara kerjanya, sekedar kepercayaan turun temurun," kata Tuko dihubungi Kompas.com, Selasa (10/9/2019).

Tuko menjelaskan, seseorang yang memiliki penyakit jantung berisiko besar mengalami dampak buruk dari obat kuat. Obat kuat dapat memacu kinerja jantung dan melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan impuls listrik jantung.

"Mati karena obat kuat jarang terjadi, tapi bisa. Karena apa? Karena overdosis, atau karena pasien sudah memiliki sakit jantung," ujarnya.

Dikatakan Tuko, pasien penderita sakit jantung tetap bisa melakukan seks dengan aman dan memakai obat kuat dengan aman, selama sudah melakukan konsultasi dengan dokter jantung.

Sependapat dengan hal tersebut praktisi dan akademisi kesehatan, Dr Ari Fachrial Syam SpDd-KGEH, menyatakan bahwa perlu sekali pengguna obat kuat untuk melakukan cek isi obat kuat yang akan dikonsumsi.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved