Kasus ART Digigit Anjing Bima Aryo, Lakukan Ini Agar Tak Sampai Meninggal

Bila Anda digigit anjing dan menimbulkan luka kecil, sebaiknya segera cuci dengan air mengalir, kemudian beri krim antibiotik atau betadine antiseptik

Kasus ART Digigit Anjing Bima Aryo, Lakukan Ini Agar Tak Sampai Meninggal
https://www.instagram.com/bimaaryo/
Bima Aryo bersama Anjingnya. Bila Anda digigit anjing dan menimbulkan luka kecil, sebaiknya segera cuci dengan air mengalir, kemudian beri krim antibiotik atau betadine antiseptik, baru ditutup dengan kasa steril. 

SRIPOKU.COM - Seorang asisten rumah tangga bernama Yayan tewas karena diserang oleh anjing milik Bima Aryo. Kasus ini mengejutkan masyarakat Indonesia, khususnya para pemilik anjing.

Anjing jenis Malinois Belgia menggigit leher Yayan dan mengenai pembuluh darah besar, arteri karotis.

Anjing Bima Aryo Gigit ART hingga Tewas, Ini Potret dengan Hewan Kesayangannya

Kasus Anjing Bima Aryo Gigit ART Sehingga Tewas, Pemilik Kucing Juga Harus Waspada

"Gigitan pada leher mengenai pembuluh darah besar, sehingga terjadi pendarahan cukup banyak," ungkap kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/9/2019).

Yayan kehilangan 2,5 liter dari total 5 liter darah yang dimiliki manusia.

Dari kasus tersebut, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana Kupang, drh Yeremia Yobelanno Sitompul MSc, mengatakan, gigitan anjing bisa berakibat fatal jika mengenai pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan.

Pria yang akrab disapa Yeyes itu mengatakan, kekuatan anjing saat menggigit berbeda dengan kucing. Jika anjing menggigit dengan kekuatan besar, sampai dikoyak, kemungkinan besar bisa menimbulkan luka yang besar juga.

Selain itu, gigitan anjing juga bisa menimbulkan infeksi dari dua bakteri yang juga ada pada kucing.

"Mulut anjing mengandung bakteri Capnocyptophaga canimorsus dan Pasteurella multocida yang juga dimiliki kucing. Ini yang menyebabkan infeksi," kata Yeyes kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (5/9/2019).

Karena anjing memiliki mulut lebih besar dibanding kucing, jika gigitan anjing sampai merobek kulit, tentu saja akan menghasilkan luka yang lebih besar karena ukuran rahang dan gigi anjing secara umum lebih besar dibanding kucing. Hal ini membuat peluang bakteri yang masuk menjadi lebih banyak ke dalam tubuh melalui luka gigitan tersebut

"Tapi asalkan imun (korban gigitan) bagus dan mendapat penanganan P3K tepat, aman," ungkap dia.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved