News Video Sripo

Video: Disuguhi Makanan Ganyong Khas Pelajau, Fitriyanti Askolani Langsung Bilang Enak

Video: Disuguhi Makanan Ganyong Khas Pelajau, Fitriyanti Askolani Langsung Bilang Enak

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN– Ganyong menjadi makanan favorit warga Desa Pelajau Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Setiap menyambut tamu yang datang ke desa selalu dijamui makanan ganyong, Kamis (5/9/2019).

Seperti halnya kedatangan Ketua TP PKK Banyuasin, dr Sri Fitriyati Askolani bersama Tim PKK Kabupaten yang perdana, disambut dengan makanan pembuka ubi laos yang telah dikelolah seperti pempek agar-agar bercuka santan kelapa.

Kedatangan dr Fitriyanti Askolani dan Kadis Ketahanan Pangan Banyuasin, Ir Hj Anna Suzanna MSi bersama Kadis Perikanan Ir Ria Apriani MSi, Kadis KB, dan tim PKK kecamatan dan Kabupaten, ke Desa Pelajau untuk mensosialisasikan diversifikasi pangan dan pembinaan pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) desa.

BREAKING NEWS : Arief Wibowo Karyawan Mayora Tewas Kecelakaan di Jalan Lintas KM 18 Banyuasin

"Masyarakat yang mempunyai ide mengelola makanan ganyong, saya beri apresiasi besar karena dari ganyong salah satu bentuk kemajuan ekonomi yang bisa di jadikan pengganti karbohidrat seperti nasi," kata Fitriyanti panjang lebar, ganyong juga bisa menjadi salah satu tambahan pembuka makanan untuk peningkatan pengelolahan dalam ekonomi keluarga.

Masih kata Fitriyanti, ketika memakan agar berkuah santan tadi, rasanya gurih dan enak rasanya. "Enak dan terasa gurihnya," ucap istri Bupati Banyuasin H Askolani SH MH ketika menyantap kue ganyong yang terbuat dari ubi laos harus dilestarikan di Banyuasin.

GRATIS Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia di Mola TV Pukul 19.30 WIB Disini (Video)

Kadis Ketahanan Pangan Banyuasin Ir Hj Anna Suzanna MSi, ketika pihaknya survey ke desa menyebutkan, ada kerajinan penduduk dalam penanaman ganyong, ubi laos yang bisa dijadikan makanan yang tak kalah enaknya dengan makanan lainnya.

Anna berharap masyarakat terus menggalakan, pengelolahan gonyang di desa melalui program PKK. "Pemerintah akan mendukung dan memberikan alat penggiling untuk pengelolahan bahan ubi laos," ujar Anna.

"Saya berharap tanaman ganyong ini terus dilestarikan, jika ada kendala yang dihadapi dalam pengelolahan ganyong, cepat disampaikan ke tim PKK tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten," harap Anna yang menyebutkan bantuan dari bupati yakni, mesin untuk mengelola ganyong, 2 unit open mixer dan alat untuk penghitung kalori.

Cik Ujang Minta Kader Partai Demokrat yang Duduk di DPRD Lahat tidak Mengkhianati Kepercayaan Rakyat

Sementara Camat Banyuasin III Dra Yuni Khairani MSi didampingi Kades Pelajau Edi Anhar menyebutkan proses pembuatan makanan dari bahan ubi laos atau yang disebut oleh orang desa ganyong yang telah dikelolah menjadi makanan berbentuk agar-agaran.

"Ibu PKK di desa biasanya mengelola ganyong dengan cara tradisional, diparut lalu diperas dan diendapkan di air, ketika airnya bening jadilah tepung, terus di aduk dan di cetak menjadi makanan," ujar Yuni rata-rata penduduk kecamatan menanam ubi laos.

Kian Pekat, Disdik Sumsel Akan Mundurkan Jam Belajar Sekolah Terkait Kabut Asap

Gonyang juga berkhasiat untuk merendahkan gejala panas, pencegahan penyakit lambung, mengatasi sakit kepala. "Dengan adanya manfaat - manfaat yang positif ini kami berharap agar memperdayakan tanaman
Ganyong lebih di tingkatkan," tandas Yuni yang akan terus mengembangkan khas makanan asal Kecamatan Banyuasin.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Rahmad Zilhakim
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved