Melaju hingga 40 Km Per Jam - Siswa SMK di Banyumas Ciptakan Mobil Listrik Tenaga Surya

Sebanyak delapan siswa SMK Ma'arif NU 1 Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuat terobosan dengan menciptakan prototipe atau purwarupa mobil

Melaju hingga 40 Km Per Jam - Siswa SMK di Banyumas Ciptakan Mobil Listrik Tenaga Surya
https://regional.kompas.com/
Siswa SMK Maarif NU 1 Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menciptakan mobil listrik yang diberi nama Mobil Listrik Maarif (Molisma), Senin (2/9/2019). (KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN) 

SRIPOKU.COM, BANYUMAS - Sebanyak delapan siswa SMK Ma'arif NU 1 Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuat terobosan dengan menciptakan prototipe atau purwarupa mobil listrik tenaga surya.

Mobil yang diberi nama Molisma, akronim dari Mobil Listrik Maarif ini dapat melaju hingga 25 kilometer dengan kecepatan antara 30-40 kilometer/jam.

Mobil Listrik Karya Anak Bangsa BLITS Mampir di Muaraenim

Mobil Listrik V8 Vadi Buatan Itenas Bandung Diluncurkan, Dilirik TNI AL

Seperti mobil listrik pada umumnya, mobil karya siswa SMK ini nyaris tak mengeluarkan suara ketika berjalan.

Pada bagian atap dilengkapi dengan panel surya. Panel tersebut digunakan untuk mengisi daya baterai.

Dalam tahap awal, pengisian daya menggunakan panel surya memerlukan waktu hingga tujuh jam

Ketua Jurusan Teknik Otomotif SMK Ma'arif NU 1 Sumpiuh Edi Purwanto mengatakan, total biaya untuk pembuatan mobil listrik tersebut sekitar Rp 35 juta.

Biaya itu digunakan untuk rancang bangun mobil dan komponen elektronik.

"Pembuatan mobil listrik ini memerlukan waktu sekitar empat bulan. Pengerjaan dilakukan setelah jam pelajaran, setiap hari rata-rata tiga jam, sehingga memerlukan waktu cukup lama untuk menyelesaikannya," kata Edi, Senin (2/9/2019).

Ahmad Ngubaidillah (19) siswa kelas XII Jurusan Teknik Kendaraan Ringan mengatakan, kendaraan yang diciptakan diharapkan dapat mengurangi dampak polusi disebabkan penggunaan bahan bakar minyak.

"Ide awal ini dari guru agar siswa berinovasi. Kita dipandu oleh dua orang instruktur dan tiga orang toolman. Banyak kendala yang dihadapi dalam pembuatan mobil listrik ini, karena ini baru pertama kali. Kita membuat dari nol, mulai dari desain," ujar Ahmad.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved