SO Sebut Pernyataan Budayawan Ridwan Saidi Soal Kerajaan Sriwijaya Fiktif adalah Opini Menyesatkan
SO Sebut Pernyataan Budayawan Betawi Ridwan Saidi Soal Kerajaan Sriwijaya Fiktif adalah Opini Menyesatkan
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SO Sebut Pernyataan Budayawan Betawi Ridwan Saidi Soal Kerajaan Sriwijaya Fiktif adalah Opini Menyesatkan
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Syahrial Oesman MM mengajak wong Sumsel menyikapi pernyataan Budayawan Betawi Ridwan Saidi, yang mengatakan Kerajaan Sriwijaya adalah fiktif.
Pria yang akrab disapa SO ini mengatakan bakal mengambil inisiatif bersama akademisi, budayawan, sejarahwan, dan paguyuban masyarakat, dan Pemerintah Daerah untuk melakukan urun rembug atas pernyataan Ridwan Saidi.
"Bila perlu perlu saya akan mengambil sikap dan bahkan akan menempuh jalur hukum, atas opini yang menyesatkan tersebut," tegas SO, Kamis (29/8/2019).
Syahrial Oesman yang juga Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Selatan menyatakan dirinya sebagai putra daerah Sumatera Selatan, sangat menyesalkan pernyataan tersebut.
Mantan Bupati OKU ini menyebut pernyataan Ridwan Saidi tersebut jelasnya, hanyalah pernyataan kosong, tanpa data dan fakta.
• Sebut Kerajaan Sriwijaya Fiktif, Inilah Fakta Prasasti Kedukan Bukit Akta Kelahirannya Sriwijaya
• Menilisik Jejak Prasasti Kedukan Bukit, Bukti Awal Kerajaan Sriwijaya, Simpan 3 Peristiwa Penting!
• Arkeolog Prancis George Coedes Nyatakan Pusat Kerajaan Sriwijaya di Palembang, Ini Faktanya!
• Sebut Kerajaan Sriwijaya Fiktif, Babe Tunjuk Nama Kerajaan Ini yang Paling Besar & Kuat di Palembang
"Kita lihat bukti peninggalan prasasti yang ada di Palembang Jambi dan Bangka apa itu bukan bukti, terus kita lihat hasil seminar nasional dan internasional menguatkan bukti-bukti itu dan semua nama mulai dari universitas, Kodam II, Pabrik Pupuk terbesar dan tertua sampai ke klub bola yang beliau dirikan bercirikan kebesaran Sriwijaya yang melambangkan Sumatera Selatan," ujarnya.
SO juga respek dengan pernyataan Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM yang menyebut bahwa Ridwan Saidi hanya mencari sensasi.
"Kita harus bangga bahwa kita masyarakat Bumi Sriwijaya.Tidak ada yang bisa merubah dan menghapuskan sejarah bahwa Palembang Sumatera Bagian Selatan ibu kota Sriwijaya," katanya.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurus Partai NasDem sampai ke tingkat ranting, untuk tidak termakan serta memberikan pemahaman ke masyarakat agar tidak terpengaruh dengan opini yang tanpa dasar dan fakta.
"Tolong seluruh kader NasDem, berikan pemahaman dan penjelasan ke masyarakat, itu opini menyesatkan. Saya juga minta kanal youtube macan idealis untuk ditutup karena dianggap menyebarkan berita yang belum pasti, dan menggiring opini," ujarnya.